News Berita

Yogyakarta Diimbangi Semarang, Gagal Perpanjang Tren Positif di MLSC All-Stars

Setelah kalahkan Banjarmasin 8-0 di hari pertama, Yogyakarta cuma raih hasil imbang di hari kedua. #bolanita #bola #bolasports #text

Yogyakarta Diimbangi Semarang, Gagal Perpanjang Tren Positif di MLSC All-Stars
Pertandingan All Stars Yogyakarta menghadapi All Stars Semarang di Stadion Supersoccer Arena, Rabu (24/6). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan
Pertandingan All Stars Yogyakarta menghadapi All Stars Semarang di Stadion Supersoccer Arena, Rabu (24/6). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Tim All-Stars Yogyakarta gagal meraih poin penuh kala bertanding melawan tim All-Stars Semarang di MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 hari kedua, Rabu (24/6). Yogyakarta harus berbagi poin usai imbang 1-1 dengan Semarang.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus itu, Yogyakarta sebenarnya unggul cepat lewat gol yang dicetak oleh Nadia Shakila Azzahra pada menit ke-3.

Namun, gol balasan tim Semarang datang di babak kedua, tepatnya pada menit ke-25 melalui tendangan Janeeta Alodya.

Hasil imbang ini membuat Yogyakarta gagal melanjutkan tren positif mereka. Sehari sebelumnya, anak asuh Tri Wulandari itu mampu melumat tim All-Stars Banjarmasin 8-0.

Kini, All Stars Yogyakarta berada di posisi pertama klasemen grup B dengan mengoleksi empat poin, sama dengan Semarang namun unggul selisih gol. Pada laga Kamis (25/6) besok, Yogyakarta ganti menghadapi All-Stars Solo.

Pertandingan All Stars Yogyakarta menghadapi All Stars Semarang di Stadion Supersoccer Arena, Rabu (24/6). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan
Pertandingan All Stars Yogyakarta menghadapi All Stars Semarang di Stadion Supersoccer Arena, Rabu (24/6). Foto: Vega Ma'arijil Ula/kumparan

Meski tak maksimal, pelatih Yogyakarta, Tri Wulandari, tetap bersyukur dengan raihan satu poin. Ia memuji penampilan All Stars Semarang yang bermain bagus.

"Permainan Semarang membuat kami harus bermain bertahan dulu, lalu melakukan serangan balik. Kami unggul lebih dulu memanfaatkan kelemahan mereka," katanya, Rabu (24/6).

Sementara itu, Pemain Yogyakarta, Shima Putri Larasati, mengatakan gol penyeimbang dari tim Semarang terjadi kala stamina pemain sudah menurun.

"Teman-teman sudah kelelahan hingga akhirnya kebobolan. Komunikasi dengan teman-teman juga sudah kami jalankan di lapangan," imbuhnya.

Sementara itu, Pelatih All Stars Semarang, Althariq Bagus Istianto mengatakan, skuadnya kecolongan di babak pertama lewat gol cepat tim lawan. Usai tertinggal, ia menginstruksikan skuadnya tampil dengan lebih menyerang.

"Kami berusaha menekan di babak kedua. Sulit memang untuk memasuki pertahanan Yogyakarta karena postur pemainnya tinggi-tinggi. Meski sulit, akhirnya kami bisa cetak gol," katanya, Rabu (24/6).

Buka sumber asli