Wanita Hamil di Medan yang Ditendang Preman juga Diancam Pistol
Wanita Hamil di Medan yang Ditendang Preman juga Diancam Pistol #newsupdate #update #news #text

Wanita hamil di Medan yang ditendang oleh preman sempat diancam dengan menggunakan senjata angin berbentuk pistol dengan maksud menakut-nakuti korban.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan kedua pelaku bernama Zulyarham dan Julpikar. Mereka menganiaya pasangan suami istri di Jalan Baru, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, pada Rabu (3/6).
Saat itu, pelaku Julpikar menendang istri korban yang sedang hamil karena takut dirinya diviralkan, sebab wanita itu memegang handphone.
Sedangkan pelaku lainnya bernama Zulyarham memukul wajah suaminya.
Hal itu dilakukan kedua pelaku yang merasa kesal karena korban berhenti di depan terowongan rel sehingga membuat macet kendaraan yang melintas.
Korban tak mau melintasi terowongan karena di sana sedang terjadi tawuran.
"Jadi si pelaku merasa karena takut dia diviralkan, akhirnya dia melakukan penendangan, menendang kepada korban wanita. Kemudian, pelaku satu lagi menghampiri si suami korban dan melakukan penganiayaan dan pemukulan ke kepala," kata Adrian saat ditemui di kantornya, Kamis (4/6).

Selanjutnya, pelaku Julpikar mengambil senjata air gun di bengkelnya untuk menakut-nakuti korban.
"Untuk pelaku pertama yang menendang si wanita itu pergi sebentar ke bengkelnya mengambil senjata air gun tadi. Mengambil senjata air gun, ditujukan kepada si korban tadi untuk menakut-nakuti korban agar segera pergi dari lokasi," ujar Adrian.
Pihak kepolisian masih mendalami asal senjata air gun yang dimiliki oleh pelaku.
Kini kedua pelaku mendekam di tahanan Polrestabes Medan.