News Berita

Wakapolri Bertemu Divisi Kepolisian PBB, Bahas Penguatan Pasukan Perdamaian

Wakapolri Bertemu Divisi Kepolisian PBB, Bahas Penguatan Pasukan Perdamaian #newsupdate #update #news #text

Wakapolri Bertemu Divisi Kepolisian PBB, Bahas Penguatan Pasukan Perdamaian
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo bertemu United Nations Police Adviser Faisal Shahkar, didampingi Hai Nguyen serta Mehmet Ata Yenigun, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Jakarta. Foto: Dok. Polri
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo bertemu United Nations Police Adviser Faisal Shahkar, didampingi Hai Nguyen serta Mehmet Ata Yenigun, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Jakarta. Foto: Dok. Polri

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo bertemu dengan United Nations Police Division atau Divisi Kepolisian PBB yang dipimpin oleh United Nations Police Adviser Faisal Shahkar di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/4).

Dalam pertemuan itu, Faisal menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Polri selama ini terhadap misi perdamaian PBB.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh Polri. Kami akan terus mengembangkan dan memperkuat kerja sama ini guna meningkatkan kontribusi bersama dalam misi perdamaian dunia,” kata Faisal.

Ia juga menyampaikan, berdasarkan pengamatan di berbagai misi, personel Polri menunjukkan profesionalisme, disiplin, serta kemampuan adaptasi yang baik dalam memenuhi standar operasional PBB.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo bertemu United Nations Police Adviser Faisal Shahkar, didampingi Hai Nguyen serta Mehmet Ata Yenigun, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Jakarta. Foto: Dok. Polri
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo bertemu United Nations Police Adviser Faisal Shahkar, didampingi Hai Nguyen serta Mehmet Ata Yenigun, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Jakarta. Foto: Dok. Polri

Pertemuan ini, lanjut Faisal, merupakan bentuk nyata kesinambungan hubungan yang telah terjalin erat. Kunjungan yang telah memasuki kali ketiga ini menjadi bukti kuat erat dan berkesinambungannya kemitraan strategis antara Polri dan PBB.

Wakapolri Sampaikan Ucapan Terima Kasih

Wakapolri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Polri dalam mendukung berbagai misi internasional.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, sehingga Polri dapat terus berkontribusi aktif dalam misi perdamaian dunia, baik melalui pengiriman personel maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ujar Komjen Dedi.

Lebih lanjut, Wakapolri menegaskan, keselamatan personel merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar dalam setiap penugasan.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo bertemu United Nations Police Adviser Faisal Shahkar, didampingi Hai Nguyen serta Mehmet Ata Yenigun, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Jakarta. Foto: Dok. Polri
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo bertemu United Nations Police Adviser Faisal Shahkar, didampingi Hai Nguyen serta Mehmet Ata Yenigun, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Jakarta. Foto: Dok. Polri

“Kami akan terus menekankan aspek keamanan dan keselamatan bagi seluruh personel yang bertugas di daerah misi, serta memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan PBB guna memastikan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan,” tegasnya.

“Keselamatan personel adalah prioritas utama. Kami berharap melalui kerja sama yang semakin erat dan berkelanjutan, tidak ada lagi korban jiwa di kalangan penjaga perdamaian dunia,” lanjut Wakapolri.

Sejalan dengan itu, Polri juga terus meningkatkan kesiapan operasional melalui persiapan FPU Level 3 guna menjawab tantangan konflik modern yang semakin kompleks.

Dalam kontribusinya di lapangan, Polri saat ini menugaskan:

  • 140 personel Formed Police Unit (FPU) pada misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah;

  • 51 personel Individual Police Officer (IPO) yang tersebar di lima misi, yaitu:

  • 14 personel di MINUSCA (Afrika Tengah);

  • 19 personel di UNMISS (Sudan Selatan);

  • 9 personel di MONUSCO (Republik Demokratik Kongo);

  • 6 personel di UNFICYP (Siprus);

  • 3 personel di UNISFA (Abyei).

Buka sumber asli