News Berita

Viral Anak di Daycare Aceh Dijambak-Dibanting, 3 Pengasuh Dipecat

Viral Anak di Daycare Aceh Dijambak-Dibanting, 3 Pengasuh Dipecat #newsupdate #update #news #text

Viral Anak di Daycare Aceh Dijambak-Dibanting, 3 Pengasuh Dipecat
Rekaman CCTV menunjukkan dugaan kekerasan terhadap balita oleh pegawai daycare di Banda Aceh, (22/4/2026). Foto: Dok. Istimewa
Rekaman CCTV menunjukkan dugaan kekerasan terhadap balita oleh pegawai daycare di Banda Aceh, (22/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Anak yang dititipkan pada salah satu daycare berinisial BPD di kawasan Lamgugob, Banda Aceh, diduga mengalami kekerasan. Dugaan kekerasan itu bahkan sempat terekam CCTV dan viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pengasuh menjewer telinga salah satu anak hingga menangis. Pengasuh itu bahkan sempat melempar, menyeret, hingga memukul anak tersebut. Peristiwa ini terjadi pada 22 April 2026.

Masih dalam rekaman itu, sang anak juga mengalami kekerasan berupa rambutnya yang dijambak. Hal tersebut berulang beberapa kali.

Pemilik Daycare BPD, Husaini Jamil, mengakui kejadian tersebut setelah menerima laporan internal.

“Saya mendapatkan laporan dari manajer, kemudian memerintahkan tim melakukan investigasi,” kata Husaini saat dikonfirmasi, Selasa (28/4).

Dari hasil investigasi diketahui memang kekerasan itu benar terjadi. Manajemen daycare kemudian langsung mengambil langkah tegas. Total, ada tiga pegawai yang disanksi.

“Satu orang sebagai pelaku dan dua orang lainnya yang membiarkan kejadian itu. Pemecatan dilakukan tidak sampai satu jam setelah saya menerima laporan,” ujarnya.

Husaini juga menyampaikan informasi tersebut kepada seluruh wali siswa melalui grup komunikasi. Menurutnya, seluruh orang tua memiliki akses terhadap rekaman CCTV.

“Saya sudah menyampaikan ke wali siswa. Semua bisa melihat karena akses CCTV terbuka,” kata Husaini.

Saat ini, kasus tersebut telah memasuki tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Husaini mengaku telah dimintai keterangan di Polresta terkait peristiwa itu.

Buka sumber asli