Tempe Jadi Menu Andalan untuk Jemaah Haji Selama di Madinah
Tempe Jadi Menu Andalan untuk Jemaah Haji Selama di Madinah #newsupdate #update #news #text

Jemaah haji tak usah khawatir soal makanan. Cita rasa Indonesia hadir dalam setiap piring yang dibagikan saat jam makan. Salah satunya adalah tempe.
Menu olahan tempe menjadi andalan para koki di Saudi untuk disajikan kepada para jemaah. Menu tempe akan hadir sebanyak lima kali dalam sepekan saat jemaah berada di Madinah.
Katering Meez Marry menjadi salah satu rekanan Kementerian Haji dalam menyediakan makanan. Koki utamanya, Abdurrahman, menyebut menu tempe disajikan karena tingginya permintaan jemaah.
Menurutnya, tempe dan tahu selalu menjadi menu yang paling sering diminta oleh jemaah haji Indonesia.
"Kami memproduksi tempe sendiri agar kualitas dan ketersediaannya terjaga. Selain melayani haji, kami juga melayani jemaah umrah, sehingga produksi tempe dan tahu dilakukan secara mandiri di dapur kami," ujar Abdurrahman saat ditemui di sela kesibukannya menyiapkan konsumsi jemaah, Selasa (21/4).

Pihaknya juga menyediakan variasi hidangan lain namun tetap mengedepankan cita rasa keberagaman daerah di Indonesia. Jemaah akan disuguhi perpaduan rasa dari berbagai daerah di Indonesia.
Beberapa menu unggulan yang disiapkan antara lain daging rendang dan ayam woku.
Sedangkan untuk menjaga keaslian rasa, Abdurrahman menjelaskan pihaknya menyiapkan bumbu rempah secara khusus.
"Bumbu dari Kemenhaj biasanya berbentuk pasta. Namun, untuk memperkuat rasa, kami menyediakan bumbu segar sendiri seperti sereh, lengkuas, daun jeruk, daun salam, kunyit, hingga jahe yang didatangkan langsung dari Indonesia," tambahnya.

Tahun ini, Katering Meez Marry mendapatkan kuota untuk melayani 10.000 jemaah. Angka ini mengalami penyesuaian dari musim haji sebelumnya yang mencapai 14.000 jemaah. Meez Marry menjadi satu dari empat perusahaan katering yang dipercaya menyediakan makanan untuk jumlah jemaah dalam skala besar.
Sebanyak 22 pekerja asal Indonesia dikerahkan sebagai tenaga inti di Meez Marry, yang dibantu oleh sejumlah tenaga pendukung dari Pakistan untuk memastikan operasional distribusi berjalan lancar dan tepat waktu.