Tak Cuma untuk Anti-Aging, Stem Cell Bisa Bantu Atasi Osteoporosis
Apa itu stem cell yang bisa menjadi akternatif pengobatan tulang sekaligus anti aging pada orang tua? Yuk cek di sini penjelasan dokter, Moms! #momsupdate #update #mom #text

Stem cell selama ini lebih dikenal sebagai salah satu terapi di dunia kecantikan untuk membantu mengurangi tanda-tanda penuaan. Namun, manfaatnya ternyata tidak berhenti di situ, Moms.
Ya, Moms, dalam dunia medis, stem cell juga mulai dikembangkan sebagai terapi pendukung untuk berbagai penyakit, termasuk osteoporosis.
Menurut dokter, terapi ini diharapkan dapat membantu tubuh melakukan proses perbaikan jaringan secara alami, meski penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
Stem Cell Berpotensi Menjaga Kepadatan Tulang

Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, dr. Auliya Akbar, Sp.OT, SubSp.PL (K), menjelaskan bahwa stem cell bekerja dengan menstimulasi proses regenerasi dari dalam tubuh.
"Stem cell diharapkan bisa menstimulasi proses perbaikan dari dalam tubuh dengan merangsang sel menghasilkan growth factor. Nantinya growth factor ini membantu menjaga kepadatan tulang sehingga risiko nyeri hingga patah tulang akibat osteoporosis dapat berkurang," ujar dr. Auliya saat acara launching stem cell di Brawijaya Hostipal, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, berbeda dengan terapi yang bekerja dari luar tubuh dan bersifat suportif, stem cell diarahkan untuk mengoptimalkan kemampuan tubuh memperbaiki jaringan secara alami. Karena itu, terapi ini mulai banyak diteliti sebagai salah satu pendekatan dalam penanganan osteoporosis.
Meski begitu, stem cell bukan pengganti pengobatan utama osteoporosis. Pasien tetap perlu menjalani terapi sesuai anjuran dokter, termasuk memenuhi kebutuhan kalsium, vitamin D, serta menerapkan gaya hidup sehat.
Stem Cell Juga Dimanfaatkan untuk Regenerasi Kulit
Tak hanya di bidang ortopedi, stem cell juga menjadi salah satu terapi yang banyak dibahas dalam dunia estetika, lho, Moms.
Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetika, dr. Tasya Anggrahita Rinintyaring Putri, Sp.BP-RE, mengatakan bahwa stem cell dimanfaatkan untuk membantu proses regenerasi kulit.
"Di dunia estetika, stem cell membantu regenerasi sel kulit sehingga proses pembaruan kulit mati menjadi lebih optimal dan hasil perawatan wajah juga dapat lebih maksimal," jelas dr. Tasya.
Meski menawarkan berbagai potensi manfaat, kedua dokter mengingatkan bahwa stem cell bukan solusi instan. Hasil terapi akan lebih optimal jika dibarengi dengan pola hidup sehat.
Dengan begitu, stem cell dapat menjadi terapi pendukung yang menjanjikan, baik untuk kesehatan tulang maupun peremajaan kulit, selama dilakukan atas indikasi medis dan di bawah pengawasan dokter.