News Berita

Sudah Terlanjur Muncul Stretch Mark saat Hamil, Bisa Hilang dengan Kolagen?

Apakah kolagen bisa memulihkan stretch mark? Cek di sini jawabannya, Moms. #momsupdate #moms #update #text

Sudah Terlanjur Muncul Stretch Mark saat Hamil, Bisa Hilang dengan Kolagen?
Stretch mark saat hamil. Foto: baipooh/Shutterstock
Stretch mark saat hamil. Foto: baipooh/Shutterstock

Stretch mark biasanya sering muncul saat hamil, karena peregangan kulit yang melebihi elastisitasnya. Hal ini membuat banyak ibu jadi kurang percaya diri.

Ya Moms, tak sedikit juga yang akhirnya mencoba konsumsi kolagen agar stretch mark memudar. Tapi, apakah stretch mark yang sudah muncul bisa hilang dengan kolagen?

Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, dr. Danar Wicaksono, MSc., SpDVE, menjelaskan bahwa stretch mark berkaitan dengan kondisi kolagen pada kulit.

Stretch Mark Bisa Muncul karena Kolagen pada Kulit Bermasalah

Ilustrasi kulit stretch mark. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi kulit stretch mark. Foto: Shutter Stock

Menurut dr. Danar, dalam dunia dermatologi, stretch mark terjadi saat kulit mengalami peregangan hingga tampak seperti pecah-pecah. Kondisi ini sering terjadi setelah melahirkan.

“Kadang-kadang kalau misalnya melahirkan, kulitnya jadi pecah-pecah, itu salah satunya kekurangan kolagen,” ujar dr. Danar saat acara peluncuran Bear brand Collagen, Selasa (26/5).

Karena itu, kini semakin banyak orang mulai menjaga kolagen kulit untuk membantu mencegah munculnya stretch mark. Salah satunya dengan menjaga asupan makanan.

Misalnya dengan mengonsumsi makanan dan buah-buahan yang mengandung kolagen seperti kaldu tulang, ceker ayam, ikan, dan seafood. Serta mengonsumsi buah tinggi vitamin C (jeruk, stroberi, kiwi) untuk membantu produksi kolagen di dalam tubuh.

Tapi meski sudah mengonsumsi kolagen, stretch mark yang sudah terlanjur terbentuk tidak bisa hilang hanya dengan mengonsumsinya.

“Kalau misalkan sudah ada stretch mark-nya, sadly nggak bisa (sembuh pakai kolagen) karena kulitnya sudah terlanjur ada cedera, jadi ngga bisa kalau cuma dirawat dari dalam," jelasnya.

Karena itu, dr. Danar menilai pencegahan jauh lebih penting dibanding memperbaiki stretch mark yang sudah muncul. Meski kolagen dari makanan tetap bisa membantu menjaga kesehatan kulit, stretch mark yang sudah terlalu dalam biasanya membutuhkan tindakan tambahan.

Beberapa tindakan yang bisa dilakukan antara lain penggunaan laser hingga terapi tertentu seperti growth factor injury untuk membantu memperbaiki kondisi kulit, Moms.

Buka sumber asli