News Berita

Stres Berlebihan saat Hamil Bisa Berdampak pada Janin

Perubahan hormon selama kehamilan membuat ibu lebih rentan mengalami stres. Lantas, benarkah stres saat hamil bisa memengaruhi kesehatan janin? Simak penjelasannya, Moms. #momsupdate #update #mom #tex

Stres Berlebihan saat Hamil Bisa Berdampak pada Janin
Ilustrasi ibu hamil mengalami depresi. Foto: aslysun/Shuttterstock
Ilustrasi ibu hamil mengalami depresi. Foto: aslysun/Shuttterstock

Moms, perubahan hormon selama kehamilan bisa membuat suasana hati menjadi lebih mudah berubah. Tak sedikit ibu hamil yang jadi lebih sensitif, mudah marah, overthinking, lebih sering menangis, atau merasa cemas dan insecure.

Meski wajar terjadi, stres yang berlangsung terus-menerus sebaiknya tidak diabaikan. Dikutip dari jurnal PLOS ONE, stres berkepanjangan selama kehamilan dikaitkan dengan meningkatnya risiko beberapa komplikasi kehamilan, termasuk persalinan prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah.

Dampak Stres Berlebihan saat Hamil

Ilustrasi bayi lahir prematur. Foto: Thinkstock
Ilustrasi bayi lahir prematur. Foto: Thinkstock

Salah satu alasan mengapa stres dapat memengaruhi kehamilan adalah karena meningkatnya kadar hormon kortisol, yaitu hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal sebagai respons tubuh terhadap stres.

Dalam kondisi normal, kortisol berperan penting untuk mengatur metabolisme, respons peradangan, hingga ritme tidur. Hormon ini juga membantu tubuh menghadapi situasi yang dianggap mengancam dengan menyediakan energi tambahan.

Namun, jika kadar kortisol terus meningkat akibat stres berkepanjangan, ibu hamil dapat mengalami berbagai keluhan, seperti mudah lelah, sulit tidur, hingga suasana hati yang tidak stabil. Kondisi inilah yang diduga dapat ikut memengaruhi jalannya kehamilan.

Meski begitu, bukan berarti setiap ibu yang mengalami stres pasti akan mengalami komplikasi kehamilan. Risiko tersebut juga dipengaruhi oleh banyak faktor lain, seperti

  • Kondisi kesehatan ibu

  • Gaya hidup

  • Asupan nutrisi

  • Kualitas perawatan selama kehamilan.

Karena itu, penting bagi ibu hamil untuk mendapatkan dukungan dari pasangan, keluarga, maupun orang-orang terdekat. Support system yang baik dapat membantu ibu mengelola stres, sehingga kesehatan fisik, mental, dan tumbuh kembang janin tetap terjaga selama kehamilan.

Buka sumber asli