Sosok Nurlaela, Guru SD Korban Kecelakaan Maut Kereta Dikenal Pekerja Keras
Sosok Nurlaela, Guru SD Korban Kecelakaan Maut Kereta Dikenal Pekerja Keras #focus #KAvsKRL #news #text

Kepergian Nurlaela meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Perempuan berusia 30 tahun itu meninggal dunia dalam kecelakaan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur.
Sehari-hari, Nurlaela bekerja sebagai guru di SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur. Ia telah mengabdi selama tujuh tahun mendidik anak-anak di sana.
Pada malam kecelakaan, Senin (27/4), keluarga sangat cemas setelah mendapat kabar KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek bertabrakan. Mereka berusaha menghubungi Nurlaela, namun ibu satu anak itu tidak menjawab. Dari balik telepon, terdengar suara orang lain yang menjawab panggilan tersebut—ia mengaku sebagai petugas kereta api.
Sang paman, Mulyadi, langsung bergerak menuju Stasiun Bekasi Timur.
“Dijemput ke sana, ternyata sudah meninggal. Sampai rumah duka sekitar jam tiga pagi,” kata Mulyadi yang tak bisa menyembunyikan kesedihan.

Menurut keluarga, Nurlaela mengalami patah kaki akibat benturan keras.
Sosok Pekerja Keras
Di mata keluarga, Nurlaela dikenal sebagai sosok pekerja keras, pendiam, dan sepenuhnya mendedikasikan diri pada pekerjaannya.
Tiga bulan sebelum wafat, ia baru saja menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), sebuah pencapaian yang menjadi kebanggaan keluarga.
“Dia pekerja yang ulet, enggak banyak bicara, benar-benar pekerja keras,” kata Mulyadi.
Selain menjadi guru, Nurlaela juga dipercaya mengemban tugas tambahan sebagai bendahara sekolah dan pengelola perpustakaan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, terutama bagi putra semata wayangnya yang kini duduk di bangku kelas VI SD.
Prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana haru. Isak tangis mengiringi langkah keluarga dan kerabat menuju peristirahatan terakhir almarhumah.
Bagi warga sekitar, Nurlaela dikenang bukan hanya sebagai guru, tetapi juga sebagai simbol ketekunan seorang perempuan yang meniti masa depan lewat pendidikan, namun harus terhenti di perjalanan pulang.