SDA Akui Pipa Air Jakarta Termakan Usia: Harus Ada Pengecekan
SDA Akui Pipa Air Jakarta Termakan Usia: Harus Ada Pengecekan #newsupdate #update #news #text

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Jakarta Selatan, Santo tak memungkiri sejumlah pipa air di wilayah Jakarta telah termakan usia. Akibatnya, ada potensi gangguan bagi infrastruktur lain seperti amblasnya jalan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (28/5).
Kata Santo, pipa air yang dimaksud khususnya di pada crossing saluran yang berada di bawah badan jalan. Sebab area tersebut sering dilintasi oleh kendaraan.
“Ya kemungkinan besar ada ya (potensi kejadian berulang) saluran-saluran, yang crossing ya, terutama crossing. Karena yang crossing ini yang rawan memang dilalui sama pengendara ya, baik roda dua ataupun roda empat,” tutur Santo saat ditemui di lokasi jalan ambles di Jalan Lenteng Agung, Sabtu (30/5).
Santo menyebutkan sejumlah pipa air di wilayah Jakarta, khususnya pada crossing saluran, kemungkinan telah berusia di atas 25 tahun. Dengan demikian, katanya perlu dilakukan pengecekan.
“Memang harus perlu ada pengecekan kembali karena banyak ya yang crossing-crossing udah istilahnya mungkin di atas 25 tahun,” kata Santo.
Santo mengatakan pengecekan ini harus dilaksanakan tidak hanya oleh SDA. Melainkan melibatkan institusi yang kompetensinya sesuai, seperti halnya Bina Marga.
“Ya kalau untuk pengecekan ya pasti kita melibatkan instansi yang memang berkompeten ya, di antaranya ya yang jelas ini kita bersinggungan dengan Bina Marga,” jelas Santo.
Hal ini disampaikan Santo menanggapi pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengenai usai pipa air di wilayah Jakarta. Menurutnya, pipa air di Jakarta rata-rata berusia 100 tahun.
“Saya pernah agak cukup kaget di saat PAM JAYA, kita waktu itu masih PD PAM, mempresentasikan bahwa mungkin hampir rata-rata pipa air di Jakarta itu usianya 100 tahun,” tutur Rano usai menghadiri acada Indonesia World Dance Festival di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5).
Dengan kondisi demikian, Rano mengatakan tak heran bila terjadi jalan ambles seperti halnya di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (28/5). Kejadian serupa juga berpotensi di wilayah lain di Jakarta.
“Anda bisa bayangin usia 100 tahun pasti akan rapuh kan. Jadi jangan aneh kalau Jakarta akan terjadi amblas seperti itu,” ucap Rano.