News Berita

Rosan Temui Prabowo di Hambalang, Bahas Proyek Hilirisasi di 13 Lokasi

Rosan Temui Prabowo di Hambalang, Bahas Proyek Hilirisasi di 13 Lokasi #bisnisupdate #update #bisnis #rtext

Rosan Temui Prabowo di Hambalang, Bahas Proyek Hilirisasi di 13 Lokasi
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani berjalan usai mengikuti rapat terbatas Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/11/2025). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani berjalan usai mengikuti rapat terbatas Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/11/2025). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya mengungkap Presiden Prabowo menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani di kediamannya di Hambalang, Bogor. Dalam pertemuan itu, Prabowo dan Rosan membahas perkembangan program hilirisasi yang akan dibangun di berbagai lokasi.

"Dalam pertemuan tersebut dibahas perkembangan program hilirisasi yang berikutnya akan dibangun segera di 13 lokasi," tulis Teddy di akun Instagramnya, Jumat (24/4). Selain itu, pertemuan keduanya juga membahas calon investor yang akan berinvestasi di Indonesia. "Beberapa investor yang akan berinvestasi di Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut, Teddy mengatakan Prabowo menginginkan adanya perluasan hilirisasi ke sektor pertanian.

"Presiden Prabowo menginginkan bahwa hilirisasi tidak hanya di bidang energi dan mineral tetapi juga harus diperluas di bidang pertanian," tandasnya.

Rosan juga mengunggah foto pertemuannya dengan Prabowo di Instagram @rosanroeslani. Tampak Rosan bertemu empat mata dengan Prabowo. Keduanya tampak duduk saling berhadapan. "Terima kasih Bapak Presiden @prabowo atas arahan terkait percepatan hilirisasi dan penguatan program prioritas Danantara, hari ini di Hambalang," tulis Rosan. Rosan optimistis investasi Indonesia akan terus bertambah nilainya dan membuka lapangan kerja semakin luas. "Investasi di Indonesia insyaallah semakin bernilai tambah, membuka lebih banyak lapangan kerja, serta menggerakkan industri nasional agar semakin kompetitif," ujarnya.

Buka sumber asli