News Berita

Putin Tolak Temui Zelensky Bahas Akhir Perang: Saya Tidak Melihat Gunanya

Putin Tolak Temui Zelensky Bahas Akhir Perang: Saya Tidak Melihat Gunanya #newsupdate #update #news #text

Putin Tolak Temui Zelensky Bahas Akhir Perang: Saya Tidak Melihat Gunanya
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan keterangan kepada awak media saat sesi konferensi pers pada akhir kunjungannya ke China di Beijing, China, Rabu (3/9/2025). Foto: Maxim Shemetov / POOL / AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan keterangan kepada awak media saat sesi konferensi pers pada akhir kunjungannya ke China di Beijing, China, Rabu (3/9/2025). Foto: Maxim Shemetov / POOL / AFP

Presiden Rusia, Vladimir Putin, menolak ajakan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, untuk bertemu membahas upaya mengakhiri perang kedua negara. Dilansir AFP, Putin tak melihat adanya kegunaan dari pertemuan itu.

"Saya tidak melihat gunanya bertemu. Satu-satunya hal yang masuk akal adalah pihak Ukraina menghentikan kemajuan pasukan bersenjata kita. Itu saja. Dan kita membutuhkan kesepakatan," kata Putin dalam forum ekonomi utama Rusia di Saint Petersburg, Jumat (5/6).

"Biarkan para ahli bekerja, mengembangkan beberapa solusi, dan kemudian kita bisa bertemu," tambah Putin.

Putin mengatakan, perang ini hanya akan berakhir setelah Rusia mencapai tujuannya.

"Aksi militer akan berakhir suatu hari nanti, menurut perkiraan kami. Tanpa ragu, aksi militer akan berakhir setelah kita mencapai tujuan yang telah kita tetapkan," ujar Putin

Diketahui, Rusia menuntut kendali atas wilayah Donbas di Ukraina timur serta pembatasan politik dan militer yang luas terhadap Ukraina.

Zelensky: Tanggapan yang Lemah

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara kepada prajurit Ukraina saat upacara memperingati Hari Kemerdekaan Ukraina, di Kyiv pada Kamis (24/8/2023). Foto: Sergei Chuzavkov/AFP
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara kepada prajurit Ukraina saat upacara memperingati Hari Kemerdekaan Ukraina, di Kyiv pada Kamis (24/8/2023). Foto: Sergei Chuzavkov/AFP

Zelensky merespons penolakan dari Putin. Dia menyayangkan Kremlin lebih memilih untuk melanjutkan peperangan.

"Sayangnya, pihak Rusia kembali memilih perang, semua orang mendengar tanggapan hari ini. Tanggapan yang lemah. Dia sama sekali tidak ingin mengakhiri perang," kata Zelensky.

Adapun ratusan ribu orang telah tewas sejak Putin melancarkan serangan skala penuhnya yang ia sebut sebagai "operasi militer khusus" pada Februari 2022. Sebagian besar wilayah Ukraina timur dan selatan telah hancur dan jutaan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Buka sumber asli