Pulang Malam dan Takut Dibegal, Warga Bandung Ini Minta Dikawal Polisi
Pulang Malam dan Takut Dibegal, Warga Bandung Ini Minta Dikawal Polisi #newsupdate #update #news #text

Isu maraknya begal di Kota Bandung membuat masyarakat resah. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi ketakutan ini, salah satunya adalah meminta dikawal polisi.
Itulah yang dilakukan Siti Nuraziza (25), warga Bandung. Pengalaman itu ia bagikan melalui akun TikTok miliknya, @iniminuuu, dan viral.
Siti bercerita, ide meminta pengawalan polisi itu tebersit di pikirannya setelah melihat sebuah selebaran. Kebetulan, ia bersama beberapa rekannya harus pulang larut karena kebagian sif malam.
"Awalnya kan ada selebaran yang ramai soal pengawalan polisi. Kebetulan kita sif malam, ceweknya berdua, yang cowoknya juga berdua, cuma beda arah," kata Siti saat dihubungi, Kamis (23/7).
Siti dan teman-temannya saat itu sedang berada di kawasan Rajawali, Kota Bandung. Tujuan mereka ada yang ke Cibaduyut, ada juga yang ke Kopo.
Salah seorang rekan Siti kemudian menghubungi layanan darurat 110 sekitar pukul 21.48 WIB. Setelah panggilan diterima Polrestabes Bandung, petugas menginformasikan bahwa permintaan tersebut akan diteruskan ke Polsek Andir sebagai wilayah terdekat.
"Kita nunggu sekitar 40 menit. Sudah tiga kali telepon karena memang lama ya, takutnya enggak bisa. Baru pas telepon yang ketiga, polisinya datang," ujarnya.
"Tadinya sudah putus asa. Saya bilang, 'Udahlah kita ke Damkar aja kalau enggak ada.' Eh habis ngomong gitu polisinya datang," katanya.

Polisi datang, Siti dan kawan-kawannya pun dikawal pulang. Mereka selamat sampai tujuan.
Rasa khawatir yang dirasakan Siti bukan tanpa alasan. Ia mengaku sehari sebelumnya sempat melihat banyak kelompok pengendara motor berkumpul di jalan pada malam hari.
Ditambah maraknya pemberitaan mengenai aksi begal, Siti mengaku semakin takut beraktivitas pada malam hari.
"Hari Minggunya, banyak banget yang berkerumun, kayak geng motor, knalpotnya brong, bajunya kayak gangster. Jadi pas besoknya kebetulan ada berita bisa dikawal polisi, kita coba karena memang takut," tuturnya.
Ketakutan harus pulang malam bahkan membuatnya rela menginap di kantor.
"Sekarang juga masih di kantor, nginep hari ini. Soalnya masih rada sieun (takut)," ucapnya.

Kini, Siti berharap situasi keamanan di Kota Bandung semakin membaik. Ia juga berharap aksi begal tidak lagi terjadi agar para pekerja yang harus beraktivitas pada malam hari dapat mencari nafkah dengan tenang.
"Harapannya sih begal-begalnya enggak ada aja, soalnya meresahkan. Orang yang keluar malam kan enggak semuanya macam-macam, banyak yang cari rezeki. Jadi jangan ganggu orang yang lagi cari rezeki. Terus lampu-lampu jalan juga semoga diterangin, soalnya kalau ada tempat gelap kita juga takut," pungkasnya.