News Berita

PSA Luncurkan Project Hearts, Hadirkan Football Coaching oleh Indra Sjafri

Operator pelabuhan global PSA Indonesia menggagas program Project Hearts melalui kegiatan football coaching clinic untuk anak-anak muda.

PSA Luncurkan Project Hearts, Hadirkan Football Coaching oleh Indra Sjafri
Peserta, pelatih, dan jajaran Project Hearts oleh PSA berfoto bersama setelah pembukaan Football Coaching Clinic bersama Indra Sjafri, mantan pelatih Timnas U-23, di Stadion Mini Kalibaru, Jakarta Utara, Sabtu (18/4).
Peserta, pelatih, dan jajaran Project Hearts oleh PSA berfoto bersama setelah pembukaan Football Coaching Clinic bersama Indra Sjafri, mantan pelatih Timnas U-23, di Stadion Mini Kalibaru, Jakarta Utara, Sabtu (18/4).

Operator pelabuhan global, PSA Indonesia, menggagas program Project Hearts melalui kegiatan football coaching clinic untuk anak-anak muda di Kalibaru, Jakarta Utara, pada Sabtu (18/4). Lewat program ini, para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk berlatih bersama salah satu pelatih sepak bola kenamaan di Indonesia, Indra Sjafri.

Project Hearts merupakan inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan PSA Indonesia yang berfokus pada pengembangan generasi muda, pemberdayaan masyarakat, dan dukungan pendidikan. Program ini dirancang untuk menciptakan dampak yang bermakna dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Kegiatan Football Coaching Clinic di Kalibaru menjadi awal dari upaya berkelanjutan untuk membina generasi muda yang percaya diri dan tangguh, serta memperkuat masyarakat secara lebih luas.

Bertempat di Stadion Mini Kalibaru, kegiatan yang berlangsung selama sekitar empat jam tersebut digawangi oleh Indra Sjafri dan diikuti oleh sekitar 62 anak, serta 6 pelatih lokal yang mewakili 14 RW di wilayah pesisir Kelurahan Kalibaru.

Para peserta mengikuti latihan-latihan terstruktur, kerja sama tim, serta simulasi pertandingan, sehingga tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis tetapi juga menanamkan nilai disiplin dan sportivitas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lokal, termasuk lurah, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda, yang mencerminkan kolaborasi kuat antara PSA dan masyarakat Kalibaru.

Indra Sjafri mengungkapkan, banyak pemain sepak bola hebat saat ini berasal dari desa dan komunitas-komunitas kecil seperti anak-anak di Kalibaru ini. Menurutnya, yang terpenting bukan hanya kemampuan teknis yang dikuasai, tetapi juga karakter yang kuat.

“Melalui pelatihan seperti ini, kami berharap dapat menanamkan nilai-nilai sportivitas, saling menghormati, dan menghargai perbedaan, karena itulah semangat sejati sepak bola,” ujar mantan pelatih tim nasional Indonesia tersebut.

Belajar Bahasa Asing untuk Kepercayaan Diri

Indra Sjafri, mantan pelatih timnas Indonesia U-23, sedang memberikan teknik dasar sepakbola kepada peserta Football Coaching Clinic di Stadion Mini Kalibaru Jakarta Utara, Sabtu (18/4).
Indra Sjafri, mantan pelatih timnas Indonesia U-23, sedang memberikan teknik dasar sepakbola kepada peserta Football Coaching Clinic di Stadion Mini Kalibaru Jakarta Utara, Sabtu (18/4).

Selain football coaching clinic, Project Hearts juga menghadirkan kegiatan edukasi melalui sesi membaca dalam bahasa Inggris yang dipandu oleh Reduan Rahim, Assistant Vice President Investments and Business Development PSA.

Bertempat di gedung serbaguna Kelurahan Kalibaru, sesi interaktif ini mendorong anak-anak untuk membangun kepercayaan diri dalam membaca dan mengekspresikan diri melalui bahasa Inggris, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendukung perkembangan mereka baik di dalam maupun di luar lapangan.

Reduan menuturkan, olahraga membangun stamina dan kerja sama tim, namun pendidikan membangun kepercayaan diri dan membuka peluang. Dengan membaca bersama dan mendorong anak-anak untuk mengekspresikan diri, dia berharap kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan mereka serta mendorong anak-anak muda untuk percaya pada potensi diri mereka.

“Ketika anak muda memiliki kepercayaan diri untuk berkomunikasi, mereka juga memiliki keberanian dan ketangguhan untuk meraih impian mereka,” ujarnya.

Sebagai operator pelabuhan global terkemuka, PSA meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan berjalan seiring dengan pengembangan masyarakat. Melalui Project Hearts, PSA mengadopsi pendekatan kolaboratif bersama sekolah, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta mitra untuk menghadirkan program yang inklusif dan berdampak.

Head of Corporate Communications and Commercial PSA Southeast Asia, Ong Chiew Suan, menekankan bahwa inisiatif ini dirancang melalui pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan masyarakat serta dibangun melalui kemitraan yang kuat, terpercaya, dan berkelanjutan.

Ia percaya bahwa program yang berdampak harus berkembang bersama masyarakat dan menciptakan nilai jangka panjang. Project Hearts, paparnya, merupakan inisiatif jangka panjang yang membuka peluang berkelanjutan bagi generasi muda untuk belajar, berkembang, dan mencapai potensi terbaik mereka.

“Seiring dengan investasi PSA di Indonesia, kami juga berkomitmen untuk berinvestasi pada masyarakat di sekitar wilayah operasional kami, mendukung pembangunan yang inklusif, serta membangun ketangguhan untuk masa depan,” tuturnya.

Kegiatan Football Coaching Clinic di Kalibaru menjadi yang pertama dari berbagai inisiatif dalam Project Hearts, sekaligus menegaskan komitmen PSA sebagai mitra korporasi yang bertanggung jawab di Indonesia serta berkontribusi dalam mendukung ketangguhan dan aspirasi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Buka sumber asli