Profil Agnes Rahajeng, Wakil Banten yang Jadi Puteri Indonesia 2026
Intip profil Agnes Rahajeng yang dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026. Agnes merupakan adik dari Miss Indonesia 2014, Maria Rahajeng. #womensupdate #update #woman #text

Mahkota Puteri Indonesia 2026 jatuh kepada Agnes Aditya Rahajeng, wakil dari Banten. Agnes memenangi kontes kecantikan ini di Malam Puncak Puteri Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Senayan, pada Jumat (24/4) malam.
Kemenangan Agnes pun mencetak sejarah bagi Provinsi Banten di panggung Puteri Indonesia. Sebab, ini adalah mahkota pertama bagi wakil Banten. Agnes berhasil unggul dari tiga finalis lainnya di sesi top 4, yaitu Victoria Kosasieputri dari Bali, Karina Moudy Widodo dari DKI Jakarta 3, dan Gisela Belicia dari DKI Jakarta 2.
Agnes Rahajeng berhasil memikat dewan juri lewat jawaban-jawaban yang tegas dan penuh percaya diri di setiap sesi tanya jawab. Usai diumumkan sebagai pemenang, Agnes pun dimahkotai oleh pendahulunya, Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi Amarta Putri.
Selain meraih juara 1, Agnes juga menyabet gelar Baju Tradisional Terbaik Puteri Indonesia 2026. Di sesi penjurian baju tradisional, Agnes mengenakan kostum serba perak, lengkap dengan ornamen badak bercula satu yang menjadi inspirasi baju tradisional tersebut.
Lewat kemenangannya ini, Agnes Rahajeng menerima beasiswa pascasarjana program Pembangunan Berkelanjutan dari Universitas Indonesia. Victoria, Karina, dan Gisela juga mendapatkan beasiswa yang sama.
Profil Agnes Rahajeng

Agnes Rahajeng lahir pada 13 Januari 2000 di California, Amerika Serikat. Orang tuanya, Christoporus Harno dan Maria Ekawati, berasal dari Blora, Jawa Tengah. Agnes sempat tinggal di California sebelum akhirnya pindah dan tumbuh besar di Bali. Kemudian, selama 10 tahun terakhir, Agnes bersama keluarganya menetap di Banten.
Ia merupakan adik dari saudari kembar Maria Rahajeng dan Elizabeth Rahajeng, tokoh publik dan influencer ternama. Maria Rahajeng merupakan pemenang Miss Indonesia 2014, kala itu mewakili Sulawesi Barat. Di momen Malam Puncak Puteri Indonesia, Maria Rahajeng bersama Elizabeth dan kedua orang tua mereka ikut hadir mendukung sang adik bungsu.
Perempuan berusia 26 tahun ini merupakan Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Pelita Harapan. Sebelum meraih mahkota Puteri Indonesia, Agnes aktif sebagai kreator konten di industri beauty dan fashion. Akun Instagram miliknya, @agnesrahajeng, telah diikuti oleh 106 ribu pengguna.
Lewat video profil resmi Puteri Indonesia 2026, Agnes mengatakan bahwa pekerjaannya sebagai kreator konten merupakan jembatan lahirnya kepedulian dan aksi untuk sosial dan lingkungan.
“Sebagai kreator konten, saya sadar bahwa suara bisa menjadi jembatan. Dari kesadaran, lahir kepedulian; dari kepedulian, lahir aksi. Kita tidak hanya mewarisi dunia, tetapi juga ikut membentuknya dari hal-hal kecil setiap harinya,” ujar Agnes.
Bersama kedua kakaknya, Agnes mendirikan social enterprise atau perusahaan sosial bernama Rahajeng Closet. Dikutip dari unggahan video di Instagram Agnes, platform ini mereka dirikan pada 2023. Rahajeng Closet ini, menurut Agnes, terlahir dari kesadaran akan kehidupan sosial dan lingkungan.
Sebagai individu yang bekerja di industri fashion dan beauty, Agnes, Maria, dan Elizabeth menerima terlalu banyak produk yang tidak bisa mereka gunakan. Akhirnya, barang-barang baru tersebut—bersama dengan barang bekas layak pakai—mereka jual lewat platform Rahajeng Closet, baik dalam bentuk live shopping maupun garage sale.
Agnes mengatakan, keuntungan dari penjualan barang di Rahajeng Closet disalurkan kepada berbagai yayasan yang membutuhkan bantuan dana. Contohnya adalah Yayasan Pundi Asa (yayasan bantuan hukum untuk korban kekerasan dan TPPO), Happy Hearts Indonesia, Yayasan Pelita Jiwa, Yayasan Sayap Ibu Banten, panti asuhan, hingga shelter hewan.
“Bagian terfavorit kami, lewat komunitas ini, kita bisa membantu 100 siswa buat terus bersekolah. Bagi saya, ini lebih dari sekadar proyek. Rahajeng Project adalah cara kami untuk membagikan rezeki kami kepada banyak orang,” tegas Agnes.