Produsen Motor China Didorong Tinggalkan Strategi Banting Harga
Asosiasi industri sepeda motor China mendorong produsen mengurangi praktik perang harga. #bisnisupdate #update #bisnis #text

Asosiasi industri sepeda motor China menyerukan perusahaan-perusahaan di sektor tersebut untuk mengurangi praktik perang harga dan lebih fokus pada pertumbuhan yang berkualitas. Organisasi itu memperingatkan praktik peniruan produk serta membanjirnya produk serupa di pasar telah menekan keuntungan dan merusak reputasi manufaktur China.
Mengutip Bloomberg, meski ekspor terus tumbuh dan merek-merek domestik semakin mendapat pengakuan di pasar internasional, sejumlah praktik industri dinilai justru menghambat perkembangan jangka panjang sektor tersebut.
Hal itu disampaikan dalam sebuah inisiatif yang diunggah oleh Kamar Dagang Sepeda Motor China melalui akun resmi WeChat mereka pada Sabtu (13/6).
China saat ini merupakan eksportir sepeda motor terbesar di dunia. Berdasarkan data asosiasi perdagangan setempat, negara itu mengekspor 18,23 juta unit sepeda motor sepanjang 2025.
Langkah tersebut muncul di tengah upaya pemerintah China yang semakin gencar menekan persaingan berlebihan di berbagai industri. Beijing mendorong perusahaan untuk bersaing melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, dan penguatan merek.
Kamar dagang tersebut meminta produsen, eksportir, dan pemasok suku cadang untuk menahan praktik diskon agresif serta menerapkan pola bisnis yang lebih disiplin. Mereka menekankan pentingnya penetapan harga yang rasional dan persaingan yang tertib guna menjaga lingkungan pasar yang stabil dan sehat.
Selain itu, asosiasi juga mendorong perlindungan hak kekayaan intelektual yang lebih kuat, peningkatan kualitas produk, serta koordinasi yang lebih erat di sepanjang rantai industri.
Menurut mereka, pendekatan yang lebih terkoordinasi dalam menggarap pasar luar negeri akan membantu meningkatkan citra merek sepeda motor China di tingkat global.