News Berita

Pria Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Jaksel, Diduga Bunuh Diri

Pria Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Jaksel, Diduga Bunuh Diri #newsupdate #update #news #text

Pria Ditemukan Tewas di Hotel Mewah Jaksel, Diduga Bunuh Diri

Catatan Redaksi: Bunuh diri bukan jalan keluar persoalan kehidupan, segera cari pertolongan atau klik www.healing119.id atau telepon darurat 119 ext. 8 atau WhatsApp +62 813-8007-3120.

Ilustrasi pistol. Foto: Shutterstock
Ilustrasi pistol. Foto: Shutterstock

Seorang pria berinisial WH (47) ditemukan tewas di kamar hotel mewah kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Polisi menduga korban mengakhiri hidupnya sendiri karena persoalan rumah tangga.

Kasie Humas Polda Metro Jaya AKP Joko Adi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/7) sore hingga malam. Polisi menemukan adanya dugaan luka tembak pada tubuh korban.

“Dugaannya seperti itu. Ini kejadian sudah hari Rabu sore, malam Kamis kemarin, tanggal 15,” kata Joko saat dikonfirmasi, Jumat (17/7).

Ia diduga mengakhiri hidupnya menggunakan senjata api.

“Senjatanya pun juga lengkap ada suratnya,” ujarnya

Joko menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui menginap di hotel tersebut. Saat itu korban datang didampingi sopirnya, namun sopir tidak berada di dalam kamar.

“Kronologinya, ini kan bapak ini kan menginap di hotel. Terus di hotel ditemani sama saksi. Terus dicek ternyata ya meninggal dunia,” ujarnya.

Menurut Joko, saksi dalam kasus ini merupakan sopir korban dan pihak hotel. Sopir kemudian mengecek kondisi korban setelah mendapat telepon dari keluarga.

“Jadi gini, itu tinggal ya itu tadi, dugaannya kan sedang ada masalah sama istri. Kemudian sementara istirahat di situ ditemani sama saksi, yaitu sopirnya. Sopirnya kan tentunya tidak menemani di kamar, ada di parkir, gitu. Terus dapat telepon dari keluarga suruh ngecek, terus dicek kan gitu,” ucap dia.

Polisi menduga korban mengakhiri hidupnya sendiri karena masalah pribadi dengan istrinya.

“Iya, sudah ada komunikasi. Bahwa dugaan meninggal dunia karena dugaannya ya mengakhiri hidupnya sendiri, kan gitu,” kata Joko.

Ia menambahkan, persoalan yang dihadapi korban berkaitan dengan hubungan rumah tangga.

“Terkait urusan rumah tangga, hubungan suami istri. Sebenarnya mereka tuh sedang akan memperbaiki gitu loh. Memang awalnya suaminya merasa salah sama istrinya, kemudian hari itu sebenarnya komunikasi baik sama istrinya, dan mereka bermaksud untuk memperbaiki,” ujarnya.

Sebelum meninggal dunia, korban juga disebut sempat mengirim pesan permintaan maaf kepada istri dan anaknya.

“Hasil pemeriksaan demikian,” ujar Joko

“Iya, justru itu, sempat minta maaf. Kemudian kan WA, kemudian, istri kan curiga, istri datanglah ke hotel,” tambahnya.

Polisi memastikan sejauh ini tidak menemukan indikasi adanya tindak pidana dalam kasus tersebut. Keterangan para saksi juga menguatkan dugaan korban mengakhiri hidupnya sendiri.

“Tidak ada, niat mengakhiri hidup sendiri,” jelasnya

Senjata api yang digunakan korban telah diamankan sebagai barang bukti. Menurut polisi, senjata tersebut memiliki dokumen kepemilikan yang lengkap.

Buka sumber asli