News Berita

Polri Tangkap Buronan 'Most Wanted' Asal China di Bandara Soetta

Polri Tangkap Buronan 'Most Wanted' Asal China di Bandara Soetta #newsupdate #update #news #text

Polri Tangkap Buronan 'Most Wanted' Asal China di Bandara Soetta
Ilustrasi penangkapan. Foto: Shutterstock
Ilustrasi penangkapan. Foto: Shutterstock

Polri menangkap buronan berpredikat 'most wanted' asal China, Zheng Rongjing, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, pada Rabu (24/6). Ia ditangkap karena telah terlibat kasus scam.

Sekretariat NCB Interpol Indonesia Divisi Hubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko mengatakan Zheng merupakan buronan yang masuk daftar pencarian Interpol Beijing.

“Bahwa subjek diketahui merupakan salah satu buronan yang masuk dalam daftar most wanted dari Interpol Beijing dengan aktivitas yang bersangkutan melakukan tindakan operasi scam di salah satu compound terbesar di Kamboja,” kata Untung dalam jumpa pers, Jumat (26/6).

Menurut Untung, NCB Beijing sudah mengajukan permintaan pencarian dan penangkapan terhadap Zheng sejak 5 Maret 2026 lalu.

“Yang bersangkutan merupakan pemain besar dari tindak pidana online scam,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan dan koordinasi lintas instansi, Zheng diketahui masuk ke Indonesia pada Rabu malam pukul 23.50 WIB menggunakan maskapai Air Asia QZ475 dan mendarat di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Polri kemudian bergerak cepat bersama pihak Imigrasi untuk mengamankan Zheng sesaat setelah mendarat.

“Bahwa penangkapan ini merupakan kolaborasi dan kerja sama dengan pihak Imigrasi yang selanjutnya untuk subjek kami amankan di Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Usai penangkapan, Polri kini mendalami tujuan kedatangan Zheng ke Indonesia. Polisi menduga ada pihak yang sudah menyiapkan tempat hingga infrastruktur untuk mendukung aktivitasnya.

"Tentunya kalau seorang pemain besar dari online scam datang ke Indonesia, di sini tentunya sudah ada yang siap untuk menampung, di sini tentunya sudah siap infrastrukturnya,” ucap Untung.

Polri kini masih mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terhubung dengan Zheng selama berada di Indonesia.

Buka sumber asli