News Berita

Polresta Pati Benarkan Tersangka Asyhari Kabur, Keluarga-Pengacara Hilang Kontak

Polresta Pati Benarkan Tersangka Asyhari Kabur, Keluarga-Pengacara Ngaku Hilang Kontak #newsupdate #update #news #text

Polresta Pati Benarkan Tersangka Asyhari Kabur, Keluarga-Pengacara Hilang Kontak
Mapolresta Pati. Foto: Dok. kumparan
Mapolresta Pati. Foto: Dok. kumparan

Satreskrim Polresta Pati saat ini tengah memburu Asyhari, pembina Pondok Pesantren Ndholo Kusumos, tersangka kasus dugaan pencabulan santriwati yang mangkir dari panggilan penyidik.

Polisi menduga tersangka telah melarikan diri dari Kabupaten Pati setelah pihak keluarga dan penasihat hukumnya mengaku kehilangan kontak sejak pemanggilan pertama pada Senin (4/5) kemarin.

"Betul (kabur). Bahwa pelaku saat ini memang tidak kooperatif, tidak memberikan info apa pun kepada PH (penasihat hukum) maupun kepada penyidik. Jadi ada dugaan bahwa pelaku saat ini tidak ada di Pati," ucap Wakasat Reskrim Polresta Pati, AKP Iswantoro, Rabu (6/5).

Menurut dia, saat pemanggilan pertama, pelaku melalui PH sudah konfirmasi akan hadir. Namun, saat hari pemanggilan, tiba-tiba Asyhari tidak ada kabar atau hilang kontak.

"Jadi pelaku sudah dikonfirmasi, PH sudah konfirmasi kepada penyidik bahwa akan proaktif. Tetapi pada saat pemanggilan, pelaku hilang kotak, sehingga tidak ada kabar dari pelaku," beber dia.

Selain itu, Iswantoro mengungkapkan bahwa keluarga juga mengaku tidak mengetahui keberadaan Asyhari.

"Untuk keberadaan pelaku, pihak keluarga juga tidak mengetahui. Sampai saat ini tidak tahu keberadaan pelaku di mana dia berada," beber dia.

Polisi telah melayangkan surat panggilan kedua kepada tersangka untuk diperiksa pada Kamis (7/5). Jika Asyhari kembali mangkir, maka pihaknya akan melakukan penjemputan paksa.

"Kalau memang pada tanggal 7 Mei itu kita lakukan pemanggilan untuk pelaku tidak kooperatif, kita lakukan upaya paksa, upaya paksa penjemputan terhadap pelaku," katanya.

Pihak kepolisian saat ini juga tengah memburu keberadaan pelaku. "Untuk saat ini keberadaan pelaku masih dalam proses pencarian oleh tim kami yang ada di lapangan," katanya.

Pencabulan yang dilakukan Asyhari terhadap sejumlah santriwatinya di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati terbongkar. Pembina Ponpes yang seharusnya menjadi teladan bagi para santri ini kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Buka sumber asli