Polisi Selidiki Pasutri Diduga Dianiaya Usai Cekcok dengan Pemotor di Tebet
Polisi Selidiki Pasutri Diduga Dianiaya Usai Cekcok dengan Pemotor di Tebet #newsupdate #Update #News #text

Polisi masih menyelidiki kasus dugaan penganiayaan terhadap pasangan suami istri (pasutri) usai cekcok dengan sesama pengendara motor di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (30/6) sekitar pukul 14.00 WIB di Lampu Merah Persojo, Jalan Dr. Saharjo, Tebet. Insiden disebut bermula dari senggolan antar dua sepeda motor yang kemudian berujung adu mulut hingga aksi saling pukul.
“Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi dan keterangan saksi, peristiwa bermula dari senggolan antara sepeda motor Honda Scoopy berpelat B-5515-SDY dengan Kawasaki ZX25R berpelat B-4358-UBS,” ujar Kapolsek Tebet AKP Ischak dalam keterangannya, Kamis (2/7).
Menurut Ischak, cekcok antara kedua pengendara sempat memicu keributan hingga membuat arus lalu lintas tersendat. Warga sekitar kemudian turun tangan untuk melerai.
Setelah dilerai, kedua pihak disebut sepakat menyelesaikan persoalan di Polsek Tebet. Namun, hanya salah satu pihak yang datang ke kantor polisi.
“Namun, setibanya di Polsek Tebet, hanya pengendara Honda Scoopy yang datang, sedangkan pengendara Kawasaki ZX25R tidak memenuhi kesepakatan dan meninggalkan lokasi tanpa datang ke Polsek Tebet,” kata Ischak.
Korban yang mengendarai Honda Scoopy, berinisial RS, datang ke Polsek Tebet untuk berkonsultasi terkait laporan polisi. Polisi sempat mengarahkan korban menjalani visum untuk melengkapi proses penyelidikan.
“Namun, korban menunda pelaksanaan visum karena ingin mengantar istri dan anaknya pulang ke rumah serta berkonsultasi terlebih dahulu dengan pihak keluarga,” ucapnya.
Ischak mengatakan saat kejadian RS tengah berkendara bersama istri dan anaknya yang masih balita.
“Saat kejadian, Rizky Saputra sedang mengendarai sepeda motor bersama istri dan anaknya. Korban dalam kondisi sadar dan dapat memberikan keterangan kepada petugas di Polsek Tebet,” tambahnya.
Saat ini laporan korban telah diterima dan penyelidikan masih berlangsung. Polisi juga masih berupaya mengidentifikasi pengendara Kawasaki ZX25R yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Sementara itu, dari versi korban yang viral di media sosial, insiden disebut bermula saat pemotor menghampiri dan melontarkan kata-kata kasar meski korban merasa tidak terjadi senggolan.
Korban dan suaminya juga sudah meminta maaf, tapi pemotor itu tetap marah-marah. Cekcok tak terhindarkan. Pemotor dan wanita yang diboncengnya memukul pasutri ini.
Warga di lokasi juga sempat melerai mereka, tapi cekcok tak kunjung mereda.