News Berita

Polisi Selidiki Dugaan Diskriminasi Komunitas Lari WNA, Larang Warga Lokal Ikut

Polisi Selidiki Dugaan Diskriminasi Komunitas Lari WNA, Larang Warga Lokal Ikut #newsupdate #update #news #text

Polisi Selidiki Dugaan Diskriminasi Komunitas Lari WNA, Larang Warga Lokal Ikut
Ilustrasi Lari Foto: 4 PM production/Shutterstock
Ilustrasi Lari Foto: 4 PM production/Shutterstock

Polisi menyelidiki dugaan diskriminasi dalam acara yang digelar oleh komunitas lari yang menolak keikutsertaaan warga lokal atau WNI.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengatakan, Polres Badung sudah diterjukan untuk melakukan penyelidikan terkait aktivitas komunitas tersebut.

"Iya, semuanya yang berkaitan dengan yang tadi dikatakan ada diskriminasi dan segala macam itu. Apakah ada pelanggaran hukum apa tidak kan gitu kita telusuri," ujar Ariasandy kepada kumparan, Jumat (24/7).

Saat ini polisi masih dalam proses mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket) terkait aktivitas dari komunitas lari tersebut untuk mengetahui apakah ada tindak pidana.

"Masih dilakukan pulbaket, apakah ada pelanggaran hukum apa tidak kan gitu kita telusuri," jelas dia.

Namun hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan resmi baik terkait aktivitas komunitas lari tersebut.

"Belum ada itu sampai sampai setahu saya sampai sekarang belum ada," kata dia.

Masalah ini mencuat atas keresahan publik merespons acara yang digelar oleh komunitas lari yang digelar di kawasan wisata Canggu, Kabupaten Badung, Bali.

Acara tersebut dianggap rasis dan penuh diskriminasi karena hanya Warga Negara Asing (WNA) yang diperbolehkan mengikuti acara. Sementara warga lokal yang ingin berpartisipasi ditolak atau tidak diperbolehkan.

Masalah ini juga mendapat komentar dari Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (senator) asal Bali, Ni Luh Djelantik.

Ni Luh melalui unggahan akun Instagram pribadinya meminta aparat penegak hukum termasuk Imigrasi dan kepolisian untuk mengawasi kegiatan itu.

"Om Swastiastu, dengan Niluh Jelantik. Senat Republik Indonesia, dengan ini kami meminta kepada pihak imigrasi Bali dan juga kepolisian Provinsi Bali, Polda Bali, agar dapat menindaklanjuti laporan kami terkait dengan dugaan diskriminasi oleh WNA-WNA dan juga kegiatan-kegiatan yang diduga tidak berizin. Video terlampir.

Dan kepada para WNA ataupun foreigners yang tidak menerima keanggotaan warga negara Indonesia, kalian melakukannya di Bali, kalian melakukannya di Indonesia. Ini adalah tanah air kami. So, we're gonna keep an eye on you. Ya, ditunggu ya update selanjutnya. Terima kasih banyak untuk saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Saya Niluh, warga negara Indonesia. I love you so much. Salam sayang" kata Niluh.

Buka sumber asli