Polisi Jaga Lokasi Ledakan Grand Polonia: Pengumpulan Barang Bukti Belum Selesai
Polisi Jaga Lokasi Ledakan Grand Polonia: Pengumpulan Barang Bukti Belum Selesai #newsupdate #update #news #text

Rumah nomor 3B di Grand Polonia Medan yang mengalami ledakan pada Senin (20/7) masih tetap dijaga polisi meski pencarian korban telah selesai. Hal ini dilakukan karena polisi masih mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap penyebab pasti ledakan tersebut.
"Kita akan menjaga area ini tetap status quo. Kenapa status quo? Karena masih ada tahap kedua. Tahap kedua adalah memastikan alat-alat bukti yang akan kita cari. Kita lakukan secara induktif dan deduktif," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, saat ditemui di lokasi, Selasa (21/7).
"Dan di samping itu, masih banyaknya barang-barang milik pemilik yang harus kita lakukan pendataan. Apakah itu nanti ada kaitan dengan alat bukti dan barang bukti atau itu barang-barang yang akan kita kembalikan kepada pemiliknya," tambahnya.
Penjagaan polisi juga dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana lain seperti pencurian.
"Kami imbau kepada masyarakat yang ada di tempat, karena di sini masih dalam status quo dan penjagaan kepolisian untuk mengantisipasi tindak pidana lainnya, entah itu pencurian dan lain-lainnya," ujar Calvijn.
Sebelumnya, Polrestabes Medan menjelaskan bahwa dugaan sementara ledakan berasal dari kebocoran pipa gas yang berada di bawah tanah perumahan Grand Polonia.
"Hasil investigasi awal adanya kebocoran dari pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanah," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak saat di lokasi, Senin (20/7).
Calvijn mengatakan, dugaan pipa gas itu terdeteksi oleh alat pendeteksi gas.
"Tadi kami sudah masuk dengan menggunakan alat pendeteksi gas, memang terdeteksi di situ," ujar Calvijn.
"Namun demikian, dugaan baru investigasi awal dan akibat itu ada beberapa rumah yang terdampak pecahan serpihan kacanya," pungkas Calvijn.