Pigai Klaim RI Berpeluang Sabet Rekor Dunia Pendidikan HAM
Pigai Klaim RI Berpeluang Sabet Rekor Dunia Pendidikan HAM #newsupdate #update #news #text

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyebut Indonesia berpeluang memecahkan rekor dunia Guinness Book of Records sebagai negara yang menyelenggarakan pendidikan HAM dengan jumlah peserta terbesar di dunia.
“Saya baru dapat informasi dari badan rekor dunia, Guinness Book of the Record, kami masuk Kementerian HAM dan Republik Indonesia akan masuk salah satu nominator sebagai salah satu kementerian yang melakukan pendidikan HAM tertinggi dalam jumlah yang besar di dunia,” kata Pigai dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Pigai menjelaskan pemegang rekor saat ini adalah Uruguay, yang pada 2018, melatih 3.000 anggota kepolisian dalam program pendidikan HAM.
“Yang pemegang rekor dunia sekarang itu Uruguay 2018, yaitu 3.000 orang kepolisian Uruguay melakukan pendidikan HAM,” ujarnya.
Sementara Indonesia, kata dia, hanya dari Sumatera Utara saja sudah melampaui angka tersebut.
“Sekarang kami sudah Sumatera Utara saja sekali didik sudah 6.000,” katanya.

Meski demikian, Pigai menyampaikan hal itu masih bersifat nominasi dan belum pasti. Ia mengakui masih ada kemungkinan negara lain yang lebih unggul.
“Kemungkinan Indonesia akan dapat penghargaan dunia sebagai kementerian yang melakukan pendidikan hak asasi manusia dalam jumlah yang besar,” katanya.
“Ini sekadar informasi, insyaallah. Bisa juga ada negara lain yang unggul. Insyaallah bisa,” imbuhnya.