News Berita

Pesan dari Prabowo saat Kunker ke Gorontalo

Pesan dari Prabowo saat Kunker ke Gorontalo #newsupdate #update #news #text

Pesan dari Prabowo saat Kunker ke Gorontalo
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau SMKN 2 Talaud yang terletak di Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau SMKN 2 Talaud yang terletak di Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah pesan saat kunjungan kerja ke Gorontalo dan Sulawesi Utara, Sabtu (9/5). Di hadapan warga dan nelayan, Prabowo menyinggung capaian Indonesia yang disebut semakin dihormati negara-negara ASEAN karena menuju swasembada pangan dan energi.

Dalam kunjungannya, Prabowo juga memaparkan rencana pembangunan ribuan kampung nelayan dan kapal ikan, pengembangan ekonomi laut biru, hingga percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sekolah-sekolah yang membutuhkan.

Di Hadapan Warga Gorontalo, Prabowo Sebut RI Dihormati ASEAN: Kita Swasembada

Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN saat mengunjungi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Leato Selatan, Gorontalo pada Sabtu (9/5).

“Kita baru saja dari Filipina menghadiri KTT ASEAN. Kita sangat dihormati karena kita sekarang sudah swasembada pangan,” kata Prabowo.

Adapun Prabowo menghadiri KTT ke-48 ASEAN yang diselenggarakan di Cebu, Filipina pada kemarin Jumat (8/5). Dalam KTT tersebut, Prabowo berpidato mengenai gangguan rantai pasok global yang menekan situasi energi negara-negara ASEAN.

“Indonesia sedang mengambil langkah nyata dengan membangun program energi surya ambisius sebesar 100 gigawatt yang akan selesai dalam tiga tahun," ucap Prabowo di KTT.

Momen Prabowo Minta Pejabat TNI Tutup Name Tag saat Bikin Kuis di Miangas

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi SMKN 2 Talaud, dalam kunjungannya ke Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5).

“Ada kapal ikan kita bantu, Pak Trenggono sini, kenal ini. Menteri Kelautan dan Perikanan, nama lengkapnya Sakti Wahyu Trenggono,” kata Prabowo.

Kepala Negara lalu mengenalkan Menteri PU Dody Hanggodo. Saat akan diperkenalkan, masyarakat dan anak anak mengetahui nama Menteri PU tersebut. Lalu, Prabowo memperkenalkan satu persatu menterinya yang hadir, mulai dari Menlu Sugiono, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menkes Budi Gunadi Sadikin, hingga Menkomdigi Meutya Hafid.

Tiba giliran jajaran TNI, semua masyarakat yang hadir langsung mengenalinya. Sebab, mereka membaca name tag Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

“Kemudian wakil Panglima TNI siapa namanya? Tutup, tutup ( name tag -nya),” kata Prabowo.

Hal yang sama juga terjadi pada KSAU Marsekal Tony Harjono. Setelah Prabowo mengenalkan para pejabatnya satu persatu itu, acara dilanjutkan dengan berjoget ria bersama anak-anak di sana.

Presiden Prabowo Subianto meninjau Kampung Nelayan di Desa Leato Selatan, Gorontalo pada Sabtu (9/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto meninjau Kampung Nelayan di Desa Leato Selatan, Gorontalo pada Sabtu (9/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Prabowo Mau Bikin 1.582 Kapal Ikan Nelayan, Ingin Ikan RI Tak Diambil Asing

Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan akan meresmikan 1.386 kampung nelayan pada tahun 2026 ini. Selain itu, ia menyebutkan akan membangun 1.000 kampung nelayan setiap tahunnya.

“Kita akan resmikan desa nelayan, kampung nelayan seperti ini totalnya tahun ini 1.386. Dan tahun depan kita akan bangun lagi 1.000 dan seterusnya kita akan bangun tiap tahun 1.000, 1.000, 1.000,” kata Prabowo saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leaoto Selatan, Gorontalo pada Sabtu (9/5).

Selain kampung nelayan, Prabowo juga menyebut akan membangun 1.582 kapal ikan. Kapal-kapal tersebut, katanya, akan dibagi melalui koperasi yang juga akan dibentuk.

“Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita. Kita ingin rakyat kita yang mengambil,” tegasnya.

Prabowo Mau Kembangkan Perikanan-Kelautan RI: Istilah Kita Ekonomi Laut Biru

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan mengembangkan sektor perikanan dan kelautan secara besar-besaran melalui konsep ekonomi laut biru atau Blue Ocean Economy.

“Ini (Kampung Nelayan) memang niat kita untuk memberdayakan semua nelayan di Indonesia, ya. Kita ingin semua nelayan di Indonesia kehidupannya tambah baik, ya. Penghasilannya harus tambah,” kata Prabowo saat meninjau Kampung Nelayan di Desa Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5).

Prabowo menegaskan, pemerintah akan fokus mengembangkan sektor kelautan dan perikanan lewat konsep ekonomi biru.

“Karena itu pemerintah yang saya pimpin kita akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Istilah kita sekarang adalah ekonomi biru. Ekonomi laut biru. The Blue Ocean Economy,” ucap dia.

Presiden Prabowo Subianto meninjau Kampung Nelayan di Desa Leato Selatan, Gorontalo pada Sabtu (9/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto meninjau Kampung Nelayan di Desa Leato Selatan, Gorontalo pada Sabtu (9/5/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Prabowo Minta Sekolah yang Perlu Segera Diberikan MBG

Presiden Prabowo Subianto menargetkan memberikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara menyeluruh ke sekolah-sekolah yang merasa perlu mendapatkan program unggulan tersebut.

"Bagaimana di Gorontalo? MBG sudah ada di sekolah-sekolah? Ada yang belum? Ada yang belum? Ya, nanti yang belum dicatat ya segera kita," kata Prabowo saat menyapa para nelayan saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5).

Prabowo lantas menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan program MBG ke sekolah-sekolah yang merasa perlu.

"Kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar, kita ingin anak-anak kita rajin belajar, betul?" terangnya.

Prabowo: Kita Akan Swasembada BBM, Tidak Akan Impor Lagi

Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia akan mengalami swasembada bahan bakar minyak (BBM). Dengan demikian, katanya, Indonesia tidak akan impor BBM lagi.

“Sebentar lagi kita swasembada BBM. Kita tidak akan impor BBM lagi, saudara-saudara,” kata Prabowo di hadapan para warga saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Leato Selatan, Gorontalo, pada Sabtu (9/5).

Prabowo menegaskan Indonesia adalah bangsa yang kaya. Ia menegaskan agar kekayaan itu dapat dikelola dan dikuasai dengan baik oleh bangsa Indonesia sendiri.

“Kalau kita malas, kalau pemimpin-pemimpinnya tidak jujur atau seenaknya maka kekayaan kita akan diambil oleh bangsa-bangsa lain,” pungkasnya.

Buka sumber asli