News Berita

Permintaan IPO SpaceX Membeludak Jelang Penutupan Pemesanan Saham

Penawaran umum perdana (IPO) SpaceX telah menarik minat yang luar biasa dengan jumlah permintaan mencapai lebih dari empat kali lipat dari saham yang tersedia.#bisnisupdate #update #bisnis #text

Permintaan IPO SpaceX Membeludak Jelang Penutupan Pemesanan Saham
Roket Starship 39 milik SpaceX meluncur dari Starbase dalam uji coba penerbangan ke-12, terlihat dari South Padre Island, Texas (22/5/2026). Foto: Ronaldo Schemidt/AFP
Roket Starship 39 milik SpaceX meluncur dari Starbase dalam uji coba penerbangan ke-12, terlihat dari South Padre Island, Texas (22/5/2026). Foto: Ronaldo Schemidt/AFP

Penawaran umum perdana (IPO) SpaceX telah menarik minat yang luar biasa dengan jumlah permintaan mencapai lebih dari empat kali lipat dari saham yang tersedia.

Mengutip Bloomberg Kamis (11/6), lonjakan permintaan ini terjadi sesaat sebelum perusahaan roket, satelit, dan kecerdasan buatan (AI) besutan Elon Musk tersebut menutup masa pemesanan saham.

Pihak perbankan yang mengoordinasikan aksi korporasi ini diperkirakan akan berhenti menerima pesanan dari para investor institusi setelah pasar saham di New York ditutup pada hari Rabu pukul 16.00 waktu setempat, menurut penuturan sejumlah sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Harga saham IPO SpaceX dijadwalkan akan ditetapkan pada 11 Juni dan mulai diperdagangkan secara resmi keesokan harinya.

Perusahaan menawarkan sebanyak 555,6 juta lembar saham dengan harga pasti sebesar USD 135 AS per lembar. Melalui skema ini, SpaceX berpotensi meraup dana segar sekitar USD 75 miliar, sekaligus mendongkrak nilai valuasi perusahaan hingga kisaran USD 1,8 triliun.

Meski demikian, proses pengumpulan pesanan saat ini masih berjalan dan rincian target tersebut masih bisa berubah.

Sumber-sumber tersebut meminta untuk tidak disebutkan identitasnya mengingat informasi ini belum dibuka kepada publik. Di sisi lain, perwakilan dari pihak SpaceX belum memberikan tanggapan resmi saat dimintai keterangan.

IPO Terbesar Sepanjang Sejarah

New York Stock Exchange (NYSE) di Wall Street, New York City. Foto: Angela Weiss / AFP
New York Stock Exchange (NYSE) di Wall Street, New York City. Foto: Angela Weiss / AFP

IPO SpaceX diprediksi akan mencatatkan diri sebagai yang terbesar sepanjang sejarah, memecahkan rekor debut raksasa minyak Saudi Aramco yang meraup 29,4 miliar dolar AS pada tahun 2019 lalu.

Di sektor teknologi, OpenAI, yang model AI-nya bersaing ketat dengan lini bisnis xAI milik SpaceX juga telah mengajukan berkas IPO secara rahasia pada hari Senin, menyusul langkah serupa yang diambil Anthropic PBC pada pekan sebelumnya.

Berdasarkan kalkulasi Bloomberg, kombinasi dari SpaceX, OpenAI, dan Anthropic berpotensi menyuntikkan nilai pasar hingga 3,6 triliun dolar AS ke bursa saham Amerika Serikat.

Aksi korporasi berskala raksasa ini dipimpin oleh jajaran bank investasi global utama seperti Goldman Sachs Group Inc., Morgan Stanley, Bank of America Corp., Citigroup Inc., dan JPMorgan Chase & Co., dengan partisipasi aktif dari 18 perbankan lainnya.

Saham perusahaan yang memiliki nama resmi Space Exploration Technologies Corp. ini nantinya akan ditransaksikan di bursa Nasdaq dan Nasdaq Texas menggunakan kode ticker SPCX.

Buka sumber asli