News Berita

Penyanyi D4vd Didakwa atas Pembunuhan, Tindak Asusila dan Mutilasi

Penyanyi D4vd didakwa dengan sejumlah tuduhan berat, termasuk pembunuhan tingkat pertama, tindakan asusila terhadap anak di bawah 14 tahun, serta mutilasi tubuh. #kumparanHITS

Penyanyi D4vd Didakwa atas Pembunuhan, Tindak Asusila dan Mutilasi
Penampilan d4vd yang memukau penonton di Gobi Tent selama Coachella Valley Music and Arts Festival 2025 di Empire Polo Club, Indio, California, Jumat (11/04/2025). Foto: Emma McIntyre/Getty Images for Coachella/AFP
Penampilan d4vd yang memukau penonton di Gobi Tent selama Coachella Valley Music and Arts Festival 2025 di Empire Polo Club, Indio, California, Jumat (11/04/2025). Foto: Emma McIntyre/Getty Images for Coachella/AFP

Kasus yang melibatkan penyanyi muda D4vd memasuki babak hukum yang serius. Ia didakwa dengan sejumlah tuduhan berat, termasuk pembunuhan tingkat pertama, tindakan asusila terhadap anak di bawah 14 tahun, serta mutilasi tubuh.

Korban yang bernama Celeste Rivas Hernandez terakhir kali terlihat hidup hampir setahun lalu. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam sebuah mobil Tesla yang diduga milik pelaku dan ditemukan dalam keadaan terbengkalai.

Pada Senin, (20/4) waktu AS, penyanyi berusia 21 tahun yang memiliki nama asli David Burke itu ia mengajukan pembelaan tidak bersalah.

Kronologi dan Tuduhan

Dalam sidang perdana, Burke hadir di ruang tahanan dengan mengenakan pakaian hitam dan berada di balik kaca pengaman. Hakim memutuskan ia tetap ditahan tanpa jaminan. Dilansir AP, Selasa (21/4), kedua orang tua korban hadir di ruang sidang, namun memilih tidak memberikan pernyataan kepada media.

Penyelidik mengungkap dugaan bahwa pembunuhan ini dilakukan untuk melindungi karier musik Burke yang tengah menanjak. Korban disebut mengancam akan melaporkan hubungan seksual mereka, yang menurut dakwaan telah berlangsung selama lebih dari satu tahun, sejak September 2023 hingga September 2024 saat korban masih berusia 13 tahun.

Album debut Burke berjudul Withered bahkan dirilis hanya dua hari setelah korban terakhir kali diketahui masih hidup.

d4vd saat berpose dengan 5 Gum di Interscope & Capitol Records Coachella Party 2025 di Palm Springs, California, yang penuh dengan energi kreatif, Sabtu (12/4/2025). Foto: RICH POLK/AFP
d4vd saat berpose dengan 5 Gum di Interscope & Capitol Records Coachella Party 2025 di Palm Springs, California, yang penuh dengan energi kreatif, Sabtu (12/4/2025). Foto: RICH POLK/AFP

Korban dilaporkan hilang oleh keluarganya pada 2024. Pihak berwajib menyebutnya sebagai kasus 'lari dari rumah' namun kemudian ditemukan tewas pada April 2025, diduga dibunuh dengan benda tajam di kediaman Burke di kawasan Hollywood Hills.

Unsur Pemberat dan Ancaman Hukuman

Jaksa menyebut adanya sejumlah unsur pemberat dalam kasus ini, termasuk dugaan pembunuhan yang direncanakan, dilakukan demi keuntungan finansial, serta pembunuhan terhadap saksi dalam sebuah kasus—yakni korban sendiri, yang dianggap dapat memberikan kesaksian terkait dugaan pelecehan seksual.

Unsur-unsur ini membuka kemungkinan hukuman mati, meski hingga kini jaksa belum menyatakan apakah mereka akan menuntut hukuman tersebut.

“Ada bukti fisik, serta bukti forensik dan digital yang akan kami ajukan di pengadilan untuk membuktikan dakwaan ini tanpa keraguan yang wajar,” ujar Hochman.

Dakwaan tersebut juta mencakup tuduhan bahwa Burke menggunakan 'alat tajam' untuk membunuh Rivas.

Selain itu, D4vd juga didakwa atas sejumlah pelanggaran berat lainnya, termasuk tindakan cabul terhadap anak di bawah umur serta pemutilasian tubuh korban. Pihak kejaksaan menyebut bahwa kasus ini termasuk dalam kategori kejahatan serius dengan unsur kekerasan ekstrem.

Kasus yang Mengguncang Publik

Kasus ini menjadi sorotan luas karena menggabungkan kekerasan ekstrem dengan dugaan eksploitasi seksual terhadap anak, serta melibatkan figur publik yang sedang naik daun di industri musik. Penyelidikan yang sebelumnya berlangsung tertutup kini mulai membuka detail-detail yang mengerikan, sekaligus menimbulkan pertanyaan besar tentang keamanan, kekuasaan, dan penyalahgunaan pengaruh di dunia hiburan.

Buka sumber asli