News Berita

Pengakuan Influencer Makassar soal Penggunaan Whip Pink: Cari Sensasi Fly

Pengakuan Influencer Makassar soal Penggunaan Whip Pink: Cari Sensasi Fly #newsupdate #update #news #text

Pengakuan Influencer Makassar soal Penggunaan Whip Pink: Cari Sensasi Fly
Influencer medsos diduga menyalahgunakan kandungan N2O di dalam Whip Pink.  Foto: @makassar_iinpo via Bareskrim Polri
Influencer medsos diduga menyalahgunakan kandungan N2O di dalam Whip Pink. Foto: @makassar_iinpo via Bareskrim Polri

Bareskrim Polri mengungkap pengakuan influencer asal Makassar berinisial APG (22) yang viral usai diduga menghirup gas nitrous oxide bermerek Whip Pink. Dalam pemeriksaan, APG mengaku menggunakan produk tersebut demi mencari sensasi euforia atau fly dan rasa tenang.

Kanit Subdit 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri AKBP Fajri mengatakan, APG diperiksa sebagai saksi pada Rabu (3/6). Dari hasil pemeriksaan, APG mengaku mulai menggunakan Whip Pink sejak September 2025 dan berhenti pada Januari 2026.

“Yang bersangkutan telah menjelaskan bahwa sudah menggunakan ini sejak bulan September 2025 dan berhenti di bulan Januari 2026,” kata Fajri di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/6).

Menurut Fajri, APG juga mengaku telah membeli produk tersebut sebanyak 15 kali. Dari penggunaan itu, APG mengaku mendapatkan efek euforia atau sensasi fly.

“Yang bersangkutan juga sudah melakukan pembelian sebanyak 15 kali dan mengaku mendapatkan efek euforia atau fly pada saat menggunakan produk tersebut,” ujar dia.

Kanit Subdit 3 Dittipidnarkoba/Penyidik Subdit 3, AKBP Fajri, Bareskrim Polri, Rabu (3/6/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
Kanit Subdit 3 Dittipidnarkoba/Penyidik Subdit 3, AKBP Fajri, Bareskrim Polri, Rabu (3/6/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Fajri menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan sementara, APG menggunakan Whip Pink bersama rekan-rekannya. Polisi juga memastikan APG berstatus sebagai saksi dan belum ditemukan unsur pidana terhadap dirinya.

“Saksi. Hanya sebagai saksi,” ucap Fajri.

Dalam pemeriksaan, APG disebut menggunakan Whip Pink untuk mencari sensasi tertentu. Polisi menyebut efek yang dirasakan pengguna muncul cepat dan berlangsung singkat.

“Dugaannya untuk mencari sensasi fly dan efek-efek tertentu yang digunakan untuk merasakan ketenangan dan sensasi kebahagiaan,” kata Fajri.

Ia menjelaskan, efek penggunaan nitrous oxide tersebut diduga berlangsung sekitar 15 hingga 20 menit. Karena efeknya cepat hilang, pengguna disebut cenderung memakai secara berulang.

“Sehingga begitu merasakan sensasi, seseorang karena dia naiknya cepat, turunnya juga cepat, dia menggunakan berulang-ulang. Itulah yang berbahaya,” ujar dia.

Fajri juga mengungkap video viral APG yang beredar di media sosial diduga dibuat pada Oktober 2025. Namun, polisi masih mendalami sejumlah fakta lain dalam perkara tersebut.

Saat ini, polisi menegaskan nitrous oxide belum masuk kategori narkotika maupun psikotropika. Karena itu, pengguna belum dapat dijerat pidana.

Buka sumber asli