News Berita

Ojol Perempuan Tunarungu yang Ditabrak Angkot dan Motor Dicuri, Tumpuan Keluarga

Ojol Perempuan Tunarungu yang Ditabrak Angkot dan Motor Dicuri, Tumpuan Keluarga #newsupdate #update #news #text

Ojol Perempuan Tunarungu yang Ditabrak Angkot dan Motor Dicuri, Tumpuan Keluarga
Rosa (26), seorang ojek online tunarungu yang ditabrak angkot dan motornya dicuri saat ditemui di kediamannya, Senin (6/7). Foto: Amar Marpaung/kumparan
Rosa (26), seorang ojek online tunarungu yang ditabrak angkot dan motornya dicuri saat ditemui di kediamannya, Senin (6/7). Foto: Amar Marpaung/kumparan

Rosa (26) seorang driver ojek online yang mengalami kecelakaan dan motornya dicuri di Jalan Jamin Ginting, Medan, ternyata merupakan tulang punggung keluarga.

Ia merupakan anak terakhir dari lima bersaudara. Ayahnya mengalami sakit dan tidak bisa bekerja lagi, sehingga Rosa menjadi tulang punggung bagi keluarganya.

Dua kakaknya Rosa telah menikah, dan dua belum menikah. Seorang kaka laki-lakinya yang belum menikah, bekerja sebagai satpam yang jarang pulang ke rumah karena masuk shift malam.

Ibunya bernama Nurhayati (61 tahun) menceritakan sosok Rosa, yang begitu ia istimewakan.

Nurhayati mengatakan, Rosa adalah anak yang tangguh untuk mencari uang. Setiap hari pada pukul 06.00 WIB, Rosa semangat pergi berangkat kerja untuk menarik ojek online. Kata Nurhayati, Rosa sudah menyandang tunarungu sejak ia lahir.

"Tuhan titipkan Rosa kepada saya anak yang istimewa. Ia bekerja keras dan tidak menyerah. Rosa selalu pergi setiap pagi berangkat narik ojek tanpa disuruh. Pokoknya dia mau ada penghasilan dia sendiri. Ibu bangga mempunyai anak seperti Rosa, anak surga ibu," kata Nurhayati saat ditemui di kediamannya, Senin (6/7).

Sebelum jadi pengemudi ojek online, Rosa bekerja di minimarket selama 1 tahun 8 bulan. Gajinya diberikan kepada ibunya untuk bisa membeli sepeda motor mencari nafkah sebagai ojek online. Kemudian, Rosa bekerja sebagai pengemudi ojek online selama tiga tahun.

Ilustrasi kecelakaan motor. Foto: Sofirinaja/Getty Images
Ilustrasi kecelakaan motor. Foto: Sofirinaja/Getty Images

Nurhayati menuturkan, Rosa menyelesaikan pendidikan menengah pertama dan menengah atas di Sekolah Pembina Karya Kota Medan. Rosa juga aktif mengikuti kegiatan pramuka di sekolahnya.

Nurhayati menuturkan, suatu hari Rosa membelikan makanan rujak untuk dirinya. Nurhayati mengatakan kepada Rosa untuk tidak membelikan apa pun dan menyimpan uangnya. Namun, Rosa tetap membelikan rujak tersebut karena merasa kasihan kepada pedagang rujaknya agar bisa pulang dan dagangannya habis.

"Beli dua bungkus Rp 20.000, untuk ibu sama tetangga. Kenapa dibeli? 'Enggak apa-apa Mak, kasian yang jualan' katanya. Kasian jualan, padahal dia pun dikasihani," ucap Nurhayati sambil menangis tersedu-sedu.

Rosa, kata Nurhayati, tidak pernah melanggar lalu lintas dan selalu menunggu lampu merah menjadi hijau.

"Tata tertib di lampu merah itu luar biasa, dia enggak mau nyosor. Tunggu sampai lampu hijau baru jalan," ujar Nurhayati.

Rosa juga membelikan handphone untuk ibunya yang ia tabung dari hasil menarik ojek online karena hhandphone milik ibunya rusak.

"Dibeliinnya, waktu datang dia sambil senyum-senyum ngasih handphonenya. Saya pikir dia dapat orderan, kadang dikasih tip gitu. Jadi dibelikannya lah handphone untuk ibunya," imbuh Nurhayati.

Nurhayati tak menyangka atas bantuan yang diterima oleh Rosa dan keluarganya. Ia juga tak menyangka ada seseorang yang memberikan sepeda motor kepada Rosa setelah musibah yang dialami oleh Rosa.

Rosa mengalami kecelakaan yang melibatkan sepeda motor hasil keringatnya dengan mobil angkutan kota (Angkot) di depan Salon Lia, tepatnya sekitaran di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, pada Minggu (5/7). Ia ditabrak angkot tersebut yang sedang melaju kencang. Ia pun terjatuh.

Setelah ditabrak oleh Angkot, sepeda motor Honda Scoopy miliknya juga dicuri oleh orang yang berpura-pura menolongnya saat kecelakaan.

Keluarga dan pihak persatuan ojek online kemudian membuat laporan ke Polsek Medan Baru atas kejadian yang dialami oleh Rosa.

Bantuan Sepeda Motor Baru

Tim Gerindra Sumut memberikan bantuan sepeda motor Honda Scoopy kepada Rosa atas kejadian yang menimpanya.

"Memberikan nanti sebuah sepeda motor yang sama hilang. Hari ini kita bawa adik ini ke showroom untuk mengambil sepeda motor itu, atas arahan dari pimpinan dengan merek yang sama," kata Taufik, tim Gerindra Sumut di kediaman Rosa.

Sementara itu, Kapolsek Medan Baru, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan kini masih melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku pencurian.

"Kita sudah terima laporan. Kini masih penyelidikan dan sudah olah tempat kejadian perkara (TKP)," kata Bambang saat dihubungi, Senin (6/7).

Buka sumber asli