News Berita

MUI Beri Penghargaan Terhadap 9 WNI yang Sempat Ditahan Israel

MUI Beri Penghargaan Terhadap 9 WNI yang Sempat Ditahan Israel #newsupdate #update #news #text

MUI Beri Penghargaan Terhadap 9 WNI yang Sempat Ditahan Israel
MUI bersama BAZNAS dan Qori Apparel memberikan penghargaan kepada 9 WNI yang sempat ditahan Israel saat menjalankan misi kemanusiaan ke Gaza di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
MUI bersama BAZNAS dan Qori Apparel memberikan penghargaan kepada 9 WNI yang sempat ditahan Israel saat menjalankan misi kemanusiaan ke Gaza di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan penghargaan terhadap 9 WNI yang sempat ditahan militer di penjara Ashdod, Israel pekan lalu. Mereka adalah para WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 untuk misi kemanusiaan ke Gaza.

"Majelis Ulama Indonesia sebagai payung umat menyampaikan apresiasi terhadap apa yang akhir-akhir ini dilakukan oleh para relawan, meskipun tadi Mas Herman dan Mas Ronggo menceritakan segelintir, tapi segelintir itu justru sangat penting untuk merasakan apa yang dialami oleh sahabat-sahabat kita di Gaza. Oleh karena itu, MUI berusaha untuk menyampaikan penghargaan apresiasi kepada para pejuang," ujar Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, di gedung MUI, Selasa (26/5).

9 WNI yang ditangkap militer Israel berpotret bersama saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (24/5/2026). Foto: Dok. GPCI
9 WNI yang ditangkap militer Israel berpotret bersama saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (24/5/2026). Foto: Dok. GPCI

Penghargaan yang diberikan ini berupa sertifikat, pakaian, dan sejumlah uang untuk 9 WNI tersebut. Selain itu, MUI juga memberikan penghargaan kepada GSF dan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

Dalam pemberian penghargaan ini, MUI bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Qori Apparel.

“Majelis Ulama Indonesia sebagai payung umat menyampaikan apresiasi terhadap apa yang akhir-akhir ini dilakukan oleh para relawan,” tutur Sudarnoto.

Selain itu, MUI juga memberikan penghargaan kepada pemimpin redaksi Republika dan Tempo. Sebab telah menurunkan reporternya untuk mengikuti misi kemanusiaan GSF.

Penghargaan ini pun diterima oleh tiga orang relawan yang hadir sebagai perwakilan. Mereka adalah Herman Budiyanto Sudarsono, Ronggo Wirasono, dan Hendro Prasetyo.

Sebelumnya, mereka tiba di Indonesia pada Minggu (24/5). 9 WNI tersebut adalah:

  1. Thoudy Badai (Jurnalis Republika) - Kapal Ozgurluk

  2. Rahendro Herubowo (sebelumnya tercantum Rahendro adalah jurnalis iNews namun Pemred iNews Aiman Witjaksono menyatakan Rahendro telah resign dari iNews pada Agustus 2022) - Kapal Ozgurluk

  3. Bambang Noroyono (Jurnalis Republika) - Kapal Boralize

  4. Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis TV Tempo) - Kapal Ozgurluk

  5. Andi Angga (Aktivis) - Kapal Josef

  6. Herman Budiyanto Sudarsono (Aktivis) - Kapal Zafiro

  7. Ronggo Wirasano (Aktivis) - Kapal Zafiro

  8. Asad Aras Muhammad (GPCI) - Kapal Kasr-1

  9. Hendro Prasetyo (GPCI) - Kapal Kasr-1

Buka sumber asli