Material Longsor Berhasil Dibersihkan, Tol Bocimi Kembali Dilintasi Kendaraan
Material Longsor Berhasil Dibersihkan, Tol Bocimi Kembali Dilintasi Kendaraan #newsupdate #Update #news #text

Ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), yang sebelumnya terdampak longsor, kini telah kembali normal dilintasi kendaraan sejak Kamis (7/5) dini hari, tepatnya pukul 02.30 WIB.
Sebelumnya, tebing tanah longsor menimbun badan jalan tol Bocimi Km 72 B, tepatnya di Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Rabu (6/5).

Direktur Utama PT Trans Jabar Tol, Abdul Hakim mengatakan titik longsor saat ini sudah aman dilintasi kendaraan. Meski demikian, penanganan lanjutan pada area lereng masih terus dilakukan.
“Sudah resmi dibuka seluruhnya dan kedua arah semalam jam 02.30 oleh kepolisian. Kondisi main road titik longsor sudah aman, namun untuk penanganan lanjutan di lereng masih on progres,” ujar Abdul Hakim.

Ia menjelaskan, untuk pengamanan sementara di lokasi longsor masih dipasang pembatas jalan berupa water barrier. Selain itu, alat berat juga masih disiagakan di sekitar lokasi guna mendukung proses penanganan lanjutan.
Pihak pengelola tol juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas di sekitar lokasi longsor. Pengguna jalan diminta mematuhi rambu serta arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
“Diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati bagi pengguna jalan. Kami juga memohon maaf atas gangguan kenyamanan akibat peristiwa longsor kemarin,” katanya.

Sementara itu, pantauan kumparan, kendaraan dari arah Parungkuda maupun dari arah Sukabumi yang masuk melalui Gerbang Tol Parungkuda menuju Jakarta dan Bogor sudah tampak ramai melintas Kamis pagi. Lalu lalang kendaraan juga tampak dari arah Jakarta dan Bogor menuju Sukabumi yang keluar dari Gate Parungkuda.
Kondisi tersebut berbeda dengan sebelumnya saat penanganan longsor masih berlangsung. Kala itu, kendaraan dari Sukabumi menuju Jakarta dan Bogor yang hendak melintasi jalan tol dialihkan melalui Gerbang Tol Cigombong.