News Berita

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 1.430 Orang

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 1.430 Orang #newsupdate #news #update #text

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 1.430 Orang
Warga berjalan di antara puing-puing bangunan setelah gempa bumi melanda Caraballeda, negara bagian La Guaira, sekitar 40 kilometer timur laut Caracas, Venezuela, Kamis (25/6/2026). Foto: Federico Parra/AFP
Warga berjalan di antara puing-puing bangunan setelah gempa bumi melanda Caraballeda, negara bagian La Guaira, sekitar 40 kilometer timur laut Caracas, Venezuela, Kamis (25/6/2026). Foto: Federico Parra/AFP

Korban tewas akibat dua gempa dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Sabtu (28/6), sedikitnya 1.430 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara ribuan lainnya terluka dan puluhan ribu warga masih dinyatakan hilang.

Memasuki lebih dari 72 jam sejak gempa berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo mengguncang pada Rabu (25/6), tim penyelamat terus mencari korban yang masih mungkin selamat di bawah reruntuhan bangunan.

Dilansir AFP, para ahli menyebut 72 jam pertama setelah bencana merupakan periode krusial untuk menemukan korban selamat. Setelah itu, operasi penyelamatan umumnya berubah menjadi pencarian jenazah.

Sebuah bendera Venezuela tampak dilukis pada dinding yang rusak di antara puing-puing bangunan yang runtuh pascagempa bumi di Caraballeda, negara bagian La Guaira, Venezuela, Jumat (26/6/2026). Foto: MARYORIN MENDEZ/AFP
Sebuah bendera Venezuela tampak dilukis pada dinding yang rusak di antara puing-puing bangunan yang runtuh pascagempa bumi di Caraballeda, negara bagian La Guaira, Venezuela, Jumat (26/6/2026). Foto: MARYORIN MENDEZ/AFP

Seorang petugas penyelamat asal El Salvador bahkan mengaku harapan menemukan korban selamat semakin kecil.

"Pada titik ini, kemungkinan besar yang kami temukan adalah jenazah. Semoga Tuhan masih mengizinkan kami menemukan orang yang masih hidup," ujarnya kepada AFP.

Di tengah operasi pencarian, secercah harapan sempat muncul ketika seorang bayi berhasil dievakuasi hidup-hidup dari reruntuhan di wilayah La Guaira sekitar 32 jam setelah gempa terjadi.

Jutaan Warga Butuh Bantuan

Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, mengatakan selain 1.430 korban tewas, terdapat 3.238 orang terluka akibat bencana tersebut.

Sementara itu, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) memperkirakan hingga 6,76 juta orang terdampak gempa dan membutuhkan tempat tinggal darurat, air bersih, layanan sanitasi, bantuan kesehatan, hingga kebutuhan pokok.

Presiden Sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, bersama Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, meninjau wilayah yang terdampak parah akibat gempa bumi di La Guaira, sekitar 35 kilometer sebelah utara Caracas, Kamis (26/6/2026). Foto: Handout via AFP
Presiden Sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, bersama Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, meninjau wilayah yang terdampak parah akibat gempa bumi di La Guaira, sekitar 35 kilometer sebelah utara Caracas, Kamis (26/6/2026). Foto: Handout via AFP

Kepala Bantuan Kemanusiaan PBB, Tom Fletcher, sebelumnya juga memperingatkan jumlah korban masih dapat bertambah. Ia menyebut lebih dari 50 ribu orang masih dinyatakan hilang.

Di sisi lain, Presiden sementara Venezuela Delcy Rodríguez mengatakan telah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

"Mereka menegaskan kembali komitmen untuk mendukung upaya penanganan bencana," kata Rodriguez.

Anggota tim pencarian dan penyelamatan urban internasional (USA-2) dari Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles County bersiap untuk berangkat ke Venezuela di Pacoima, California, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026). Foto: Blake Fagan/AFP
Anggota tim pencarian dan penyelamatan urban internasional (USA-2) dari Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles County bersiap untuk berangkat ke Venezuela di Pacoima, California, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026). Foto: Blake Fagan/AFP

Amerika Serikat telah mengirim tim tanggap darurat yang terdiri atas lebih dari 250 personel, termasuk tiga unit pencarian dan penyelamatan khusus yang dilengkapi anjing pelacak.

Selain AS, sebanyak 21 negara juga telah mengirimkan tim pencarian dan penyelamatan ke Venezuela.

Buka sumber asli