Konten TikTok: Jeritan Hati Ayah Korban Pelecehan Pengasuh Ponpes di Pati
Konten TikTok: Jeritan Hati Ayah Korban Pelecehan Pengasuh Ponpes di Pati #focus #ponpespati #news #text

@kumparan Ayah korban kasus dugaan pelecehan seksual di Pondok Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berinisial M, mengaku mengalami perjalanan panjang dan penuh tekanan saat memperjuangkan kasus yang menimpa anaknya, VAN. Dalam konferensi pers bersama kuasa hukum korban dan Hotman Paris Hutapea di Jakarta, Kamis (7/5), M mengatakan mulai mengetahui dugaan peristiwa tersebut setelah mendapat pengakuan dari anaknya pada 2024. Ia kemudian mengecek keterangan itu kepada teman-teman anaknya dan menemukan adanya pola kejadian serupa. M menyebut dirinya sempat mengalami intimidasi dan ancaman dari keluarga terduga pelaku setelah melapor ke Polresta Pati. Meski begitu, ia tetap melanjutkan proses hukum demi mencegah adanya korban lain. “Dari awal tujuan saya bukan untuk semata-mata saya atau anak saya, tapi saya di situ melihat banyak generasi. Anak-anak jadi korban,” ujar M. Ia juga mengaku mengalami kesulitan ekonomi selama proses hukum berlangsung hingga harus mencari bantuan dan berutang. Menurutnya, kasus tersebut mulai mendapat perhatian luas setelah viral di media sosial. Sementara itu, M mengatakan kondisi psikologis anaknya terganggu setelah kejadian tersebut dan kerap menangis sendirian. Saat ini korban disebut telah mendapat pendampingan dari Dinas Sosial untuk pemulihan psikologis. Dalam kesempatan yang sama, VAN berharap tidak ada lagi korban lain yang mengalami kejadian serupa dan meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. 📸: Dok. kumparan/Jeni. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | ponpespati | news | videonews | R363 | R120 | E164 | V161 #bicarafaktalewatberita #kumparan
♬ original sound - kumparan - kumparan
@kumparan Asyhari, pengasuh Pondok Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, disebut sempat dipercaya sebagai sosok “orang suci” oleh sejumlah pengikutnya sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati. Hal itu disampaikan saksi berinisial S dalam konferensi pers bersama kuasa hukum korban dan Hotman Paris Hutapea di Jakarta, Kamis (7/5). S mengaku dulu percaya Asyhari memiliki kedekatan spiritual khusus. “Karena setiap orang yang dekat dengan si pelaku itu merasa seolah-olah dia itu dekat dengan Allah,” ujar S. S yang pernah bekerja di lingkungan pondok mengatakan dirinya mulai kehilangan kepercayaan sejak 2018 setelah tidak lagi berada di pondok tersebut. Ia juga mengungkap bahwa Asyhari pernah didemo warga pada 2008 terkait dugaan kasus serupa. “Dari 2008 itu pernah didemo masyarakat situ,” kata S. Selain itu, S menyebut sempat mendengar adanya dugaan korban lain hingga kasus kehamilan yang disebut berakhir dengan pengguguran kandungan. Sementara itu, anggota Tim Hotman 911, Pangeran Reza, mengatakan masih banyak pihak di sekitar pondok yang percaya bahwa kasus tersebut hanyalah fitnah dan rekayasa. Menurutnya, pengaruh Asyhari di lingkungan pesantren masih sangat kuat hingga kini. 📸: Dok. kumparan/Jeni. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | ponpespati | news | videonews | R363 | R120 | E164 | V161 #bicarafaktalewatberita #kumparan
♬ original sound - kumparan - kumparan
@kumparan Cabuli santriwati sampai hamil, lalu nikahkan korban sama santri senior. Itu diduga dilakukan Asyhari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo di Pati. Kuasa hukum korban, Ali Yusron, ungkap ada salah salah satu santriwati yang diduga dicabuli Asyhari sampai hamil. Katanya, begitu tahu santriwati itu hamil, Asyhari langsung menikahkannya sama santri yang sudah dewasa. Yusron pun ungkap fakta yang lebih memilukan. Pernikahan korban ternyata cuma bertahan 1 tahun. Sebab, sang suami tak mau mengakui anak yang lahir dari korban tersebut. Bahkan, setelah korban cerai, Asyhari kembali menikahkannya dengan santri lain. Kini, Asyhari ditangkap usai lakukan serangkaian pelarian. Dia sempat kabur ke Bogor, Jakarta, dan Solo, sebelum akhirnya diringkus polisi di Wonogiri pada Kamis (7/5) kemarin. Catatan redaksi: Konten menampilkan sebuah visual wajah yang telah diblur, mengikuti kondisi aset asli dari sumber yang memang sudah diblur. 📸: Dok. Sat Reskrim Polresta Pati, kumparan. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: focus | ponpespati | news | svl | R169 | R194 | E164 | V175 | V165 #bicarafaktalewatberita #kumparan
♬ original sound - kumparan - kumparan