Kisah Bocah Perempuan di Cianjur Bersahabat dengan Ular King Koros
Kisah Bocah Perempuan di Cianjur Bersahabat dengan Ular King Koros #newsupdate #update #news #text

Seorang bocah perempuan asal Kampung Ciawitali, Desa Cimaskara, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menyita perhatian karena kedekatannya dengan ular king koros. Ular itu ia peluk dan dimainkan bersama adik laki-lakinya.
Dalam video yang diterima, tampak bocah yang masih mengenakan seragam Sekolah Dasar (SD) itu mengeluarkan ular tersebut dari dalam tasnya. Ular itu kemudian ia mainkan bersama adik laki-lakinya.
Keduanya tampak tertawa dan tersenyum bersama. Tak ada rasa takut di wajah mereka. Ular itu juga tampak mengikuti gerakan tangan bocah tersebut.
Kepala Desa Cimaskara, L Wawan, mengatakan bocah perempuan itu bernama Caca. Warga di lingkungannya sudah mengenal Caca dekat dengan ular.
"Memang bukan ular berbisa dan sudah jinak," kata Wawan kepada kumparan, Jumat (24/4).
Ayah Caca Kreator Konten
Menurut Wawan, ayah Caca adalah seorang kreator konten. Ia sudah sering merekam anaknya bersama ular.
"Kedekatannya dengan ular selalu di bawah pengawasan dan kerap divideokan oleh ayahnya yang juga konten kreator," jelas Wawan.
Adapun king koros disebut juga sebagai ular jali atau ular tikus (Ptyas carinata). Ular jenis ini tidak berbisa (non-venomous).
King koros adalah ular jali terbesar di dunia. Panjangnya bisa mencapai 3 meter hingga 4 meter, hampir menyaingi panjang king kobra. Sehingga, dari jauh orang sering ketakutan karena mengira itu king kobra — ular berbisa yang mematikan.