Kemendagri Gelar Rapat Bahas Persiapan Digitalisasi Bansos di 43 Kabupaten
Kemendagri Gelar Rapat Bahas Persiapan Digitalisasi Bansos di 43 Kabupaten #newsupdate #update #news #text

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar rapat Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah yang membahas perluasan proyek percontohan (piloting) digitalisasi bantuan sosial (bansos) ke 43 kabupaten/kota. Program tersebut diproyeksikan menjadi fondasi menuju penerapan Government Technology (GovTech) secara nasional.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan rapat tersebut digelar atas inisiatif Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan, untuk membahas perluasan implementasi digitalisasi bansos yang sebelumnya telah diuji coba di Banyuwangi.
"Bapak Ibu sekalian, yang pertama-tama kami ucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Luhut Pandjaitan, Ketua Tim, yang berkenan hadir. Ini sebetulnya adalah ide dari beliau untuk rapat seperti ini dalam rangka perluasan piloting digitalisasi bansos di 43 kabupaten kota," kata Tito dalam Rapat Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah di Kemendagri, Jakarta, Selasa (30/6).
Menurut Tito, perluasan proyek tersebut menjadi langkah awal dalam penyusunan peta jalan (roadmap) transformasi digital pemerintahan melalui GovTech.
"Dan ini merupakan cikal bakal juga roadmap untuk menuju ke Government Technology, GovTech. Yang beberapa waktu lalu sudah dicobakan di Banyuwangi ya, Bu ya? Terima kasih banyak. Dan saya kira itu cukup sukses," ujarnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan uji coba di Banyuwangi menjadi dasar untuk mereplikasi sistem digitalisasi bansos ke puluhan daerah lainnya.
"Kesuksesan di Banyuwangi ini kemudian direplikasikan ke daerah-daerah lain," ucap Tito.

Kemendagri menargetkan implementasi program tersebut di 43 kabupaten/kota sebagai tahap awal, sebelum nantinya diperluas ke seluruh wilayah Indonesia.
"Target lebih besar 43 dan kita harapkan lagi ke depan se-Indonesia," katanya.
Di akhir sambutannya, Tito mempersilakan Luhut memimpin jalannya rapat guna memberikan arahan terkait percepatan transformasi digital pemerintahan.
"Tapi untuk lebih clear dan jelasnya, kami persilakan dengan segala hormat kepada Bapak Luhut Pandjaitan untuk memimpin acara ini. Kami persilakan, Bapak," kata dia.