News Berita

Kadispar Bali: Turis Australia Masih Terbanyak Meski Jepang Jadi Favorit Baru

Kepala Dinas Pariwisata Bali, I Wayan Sumarajaya, menegaskan kunjungan wisman asal Australia ke Bali hingga saat ini masih mendominasi di posisi teratas. #kumparanTRAVEL #newsupdate

Kadispar Bali: Turis Australia Masih Terbanyak Meski Jepang Jadi Favorit Baru
Ilustrasi tempat wisata di Bali. Foto: Guitar photographer/Shutterstock
Ilustrasi tempat wisata di Bali. Foto: Guitar photographer/Shutterstock

Kepala Dinas Pariwisata Bali, I Wayan Sumarajaya, menegaskan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Australia ke Bali hingga saat ini masih mendominasi di posisi teratas. Sebelumnya, berdasarkan data Biro Statistik Australia atau Australian Bureau of Statistics, Jepang disebut menjadi destinasi Asia favorit wisatawan Australia.

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir, wisatawan asal Australia konsisten menempati peringkat pertama sebagai penyumbang kunjungan wisman terbanyak ke Bali dibandingkan negara lain.

“Kalau kedatangan wisman ke Bali di-ranking, maka wisman asal Australia memang berada pada ranking satu, atau terbanyak dibandingkan negara-negara lainnya,” ujarnya, saat dihubungi kumparan pada Selasa (21/4).

Wisatawan beraktivitas di Pantai Tanah Lot, Tabanan, Bali. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Wisatawan beraktivitas di Pantai Tanah Lot, Tabanan, Bali. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali terkait kunjungan wisman ke Bali periode Januari hingga Maret 2026, Australia berada di posisi pertama dengan 356.974 kunjungan. Posisi kedua ditempati China dengan 159.725 kunjungan, disusul India di peringkat ketiga dengan 118.273 kunjungan.

Dominasi pasar Australia ini menunjukkan Bali masih menjadi destinasi utama bagi wisatawan Negeri Kanguru, terutama karena faktor kedekatan geografis, banyaknya penerbangan langsung, serta citra Bali yang kuat sebagai destinasi liburan pantai dan budaya.

Meski demikian, meningkatnya minat wisatawan Australia ke Jepang dinilai menjadi sinyal bahwa persaingan destinasi wisata di kawasan Asia semakin ketat. Bali pun diharapkan terus berinovasi dalam menghadirkan pengalaman wisata berkualitas, agar tetap menjadi pilihan utama wisatawan Australia.

Buka sumber asli