News Berita

Jumlah Penduduk RI Tumbuh Melambat, Jadi 284,67 Juta pada 2025

BPS mencatat porsi kelompok Gen Z, post Gen Z, dan milenial menjadi terbesar pada keseluruhan populasi penduduk di Indonesia.#bisnisupdate #update #bisnis #text

Jumlah Penduduk RI Tumbuh Melambat, Jadi 284,67 Juta pada 2025
Kepala BPS Amalia Adinggar Widyasanti di Kantor Pusat BPS, Selasa (5/5/2026). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Kepala BPS Amalia Adinggar Widyasanti di Kantor Pusat BPS, Selasa (5/5/2026). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan penduduk Indonesia berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 melambat. Generasi Z (Gen Z) kini mendominasi penduduk Indonesia secara keseluruhan.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mencatat jumlah penduduk masih terus mengalami peningkatan dalam 10 tahun terakhir.

Pada tahun 2010 jumlah penduduk Indonesia tercatat sebanyak 237,64 juta. Jumlah tersebut naik pada tahun 2025 menjadi 284,67 juta penduduk.

Namun, Amalia mengakui pertumbuhan laju penduduk Indonesia mengalami perlambatan.

“Sementara itu, laju pertumbuhan penduduk Indonesia mengalami perlambatan jadi 1,08 persen persen per tahun dalam 5 tahun terakhir,” kata Amalia dalam rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia di Kantor BPS, Jakarta pada Selasa (5/5)

Gen Z dan Milenial Terbesar

Sementara itu, komposisi penduduk berdasarkan generasi menunjukkan dominasi usia produktif. Hal ini karena populasi Generasi Z mencapai 24,93 persen.

Angka itu disusul Milenial 24,34 persen, Gen X 19,70 persen dan Post Gen Z 19,65 persen. Adapun Baby Boomers mencapai 10,31 persen dan Pre-Boomers 1,07 persen.

“Berdasarkan sebaran generasinya, 68,92 persen adalah [gabungan] Gen Z, Milenial dan Post Gen Z atau mereka yang pada 2025 berumur sampai kisaran 44 tahun,” ujarnya.

Dari sisi persebaran, penduduk Indonesia masih sangat terkonsentrasi di Pulau Jawa yang menampung 55,65 persen dari total penduduk.

Angka itu disusul oleh Sumatera sebesar 21,89 persen. Sementara pulau-pulau lain seperti Sulawesi 7,40 persen, Kalimantan 6,23 persen, Bali–Nusra 5,60 persen, dan Maluku–Papua 3,22 persen.

Buka sumber asli