Israel Serang Pinggiran Beirut, Targetkan Komandan Hizbullah
Israel Serang Pinggiran Beirut, Targetkan Komandan Hizbullah. #newsupdate #update #news #text

Militer Israel melakukan serangan pada Rabu (6/5), di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, yang merupakan basis Hizbullah dan dikenal sebagai Dahiyeh.
Dikutip dari Reuters, Kamis (7/5), serangan tersebut menargetkan seorang komandan pasukan elit Radwan milik kelompok militan Hizbullah.
Serangan ini menjadi yang pertama menghantam kawasan pinggiran Beirut sejak gencatan senjata pada 16 April.
Meski demikian, ketegangan di wilayah Lebanon selatan masih terus berlangsung dan bentrokan sporadis dilaporkan belum sepenuhnya berhenti.
"Para anggota Radwan, yang dipimpin oleh komandan ini, bertanggung jawab atas penembakan terhadap komunitas Israel dan melukai tentara IDF," kata pernyataan bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz.

Gencatan Senjata yang Rapuh
Gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah belum sepenuhnya stabil, dengan kedua pihak masih saling melakukan serangan terbatas di sepanjang perbatasan.
Pasukan Radwan, unit elit Hizbullah, selama ini dikenal berperan dalam operasi lintas perbatasan dan menjadi salah satu fokus utama target militer Israel.
Di sisi lain, serangan ke Dahiyeh memiliki sensitivitas tinggi karena kawasan tersebut merupakan pusat politik dan militer Hizbullah di Beirut.
Potensi Eskalasi
Serangan di wilayah Beirut, yang berada jauh dari garis depan utama di selatan Lebanon, berpotensi meningkatkan eskalasi konflik.
Langkah ini juga dinilai dapat menguji keberlanjutan gencatan senjata yang sebelumnya disepakati.