News Berita

IHSG Diprediksi Menguat, Investor Lihat Ada Potensi Membaiknya Kinerja Emiten

IHSG diprediksi menguat, simak saham yang direkomendasikan. #bisnisupdate #update #bisnis #text

IHSG Diprediksi Menguat, Investor Lihat Ada Potensi Membaiknya Kinerja Emiten
Warga melihat layar pergerakan saham di Jakarta, Kamis (24/2/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
Warga melihat layar pergerakan saham di Jakarta, Kamis (24/2/2022). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak zona hijau di level 6.127-6.257 pada perdagangan Rabu (8/7). Sebelumnya, pada Selasa (7/7), IHSG tditutup naik 70,43 poin atau setara 1,19 persen ke level 5.986,497.

“Berdasarkan indikator, Stochastics K_D menunjukkan sinyal positif, dan didukung kenaikan volume, sementara RSI berpotensi membentuk pola golden cross,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Rabu (8/7).

Nafan mengatakan keyakinan kenaikan itu ditopang oleh membaiknya sentimen domestik, tetapi ruang kenaikan IHSG masih dibatasi faktor eksternal dan aksi ambil untung. Ia menekankan peluang penguatan IHSG tetap terbuka apabila sentimen global kondusif dan tidak terjadi tekanan jual yang signifikan dari investor asing.

Nafan menjelaskan sentimen dari domestik terlihat dari para pelaku pasar mulai melihat perbaikan kinerja emiten pada semester II 2026, terutama pada sektor perbankan, konsumsi, dan infrastruktur.

Secara makro, proyeksi PDB Indonesia yang tetap stabil di atas 5 persen dan inflasi yang terkendali mendukung iklim investasi tetap kondusif. Di sisi lain, aktivitas IPO yang kembali meningkat, seperti JECX dan JELI yang langsung menyentuh ARA pada debutnya, turut memberi sentimen positif bagi pasar modal Indonesia. Sebab, tingginya minat investor terhadap emiten baru menjadi indikasi bahwa likuiditas domestic market masih cukup baik.

Nantinya, rilis data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia periode Juni 2026 (forecast 125 vs previous 120.9), yang dapat menjadi indikator daya beli masyarakat sebagai salah satu indikator makroekonomi krusial.

“Kenaikan IKK mengindikasikan bahwa konsumen secara umum masih memiliki ekspektasi yang kuat terhadap prospek ekonomi dan penghasilan enam bulan ke depan, sehingga berpotensi meningkatkan konsumsi domestik, yang merupakan kontributor terbesar PDB Indonesia, dengan porsi kontribusi yang mencapai lebih dari 50 persen,” tutur Nafan.

Dari global, para pelaku pasar mulai menyoroti aksi ambil untung pada saham teknologi dan AI, menyusul kekecewaan terhadap panduan kinerja (guidance) Samsung yang dinilai belum memenuhi ekspektasi market yang sangat tinggi.

Hal ini memicu tekanan pada saham-saham semikonduktor global. Sementara itu, para pelaku investor memantau KTT NATO di Ankara, di mana Presiden AS Donald Trump mengkritik negara sekutu NATO karena dianggap kurang mendukung AS terkait isu Iran, seraya mengisyaratkan kemungkinan pengurangan pasukan AS di Eropa.

Saham-saham yang direkomendasikan Mirae Asset Sekuritas pada Rabu (8/7) meliputi AMMN, CPIN, dan BRPT.

Menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Rabu (8/7) diproyeksi menguat ke level 6.083-6.203.

“Kami perkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave b dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam,” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Rabu (8/7).

Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Rabu (8/7) meliputi AADI, BKSL, INCO, dan PTRO.

***

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.

Buka sumber asli