IHSG Anjlok 2,12 Persen ke 5.871, Analis Beberkan Penyebabnya
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melemah 127,05 poin atau 2,12 persen ke 5,871.98 pukul 10.59 WIB.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau anjlok 127,05 poin atau 2,12 persen ke 5,871.98 pukul 10.59 WIB.
Berdasarkan RTI Business, IHSG sempat dibuka menguat 0,19 persen ke level 6.010,34 pukul 09.00 WIB, naik dari posisi penutupan hari sebelumnya di 5.999,04.
Berdasarkan market insight Mirae Asset Sekuritas, IHSG masih akan volatile meski mulai pulih dari level terendah setelah terkoreksi sekitar 32 persen year to date (ytd), dan 4 persen month to date (mtd).
"Rupiah masih berada di atas Rp 17.900 per dolar AS mencerminkan sentimen asing terhadap emerging market yang masih berhati-hati," tulis laporan Mirae Asset Sekuritas, Jumat (26/6).
Sementara itu, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji, mengingatkan data core PCE AS sebesar 3,4 persen dan headline PCE sebesar 4,1 persen secara tahunan pada Mei masih berada di atas target inflasi Federal Reserve sebesar 2 persen.
Menurutnya, kondisi itu berpotensi menjadi alasan bagi bank sentral AS untuk mempertahankan kebijakan kenaikan suku bunga dalam 12 bulan ke depan.
“Sisi lain, penurunan peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking sebanyak 21 peringkat selama 2 tahun terakhir, dari posisi 27 ke peringkat 48 dari 70 negara, masih menjadi catatan fundamental domestik yang dicermati oleh investor jangka panjang,” jelas Nafan.