News Berita

Identitas Jasad di Tebing Pecatu Bali Terungkap: Pria Asal Jawa Barat

Identitas Jasad di Tebing Pecatu Bali Terungkap: Pria Asal Jabar #newsupdate #update #news #text

Identitas Jasad di Tebing Pecatu Bali Terungkap: Pria Asal Jawa Barat
Ilustrasi Garis Polisi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Ilustrasi Garis Polisi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Polisi mengungkap identitas mayat laki-laki yang ditemukan di atas batu karang tepi Pantai Gau atau dasar Tebing Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu (19/4) lalu.

Korban adalah laki-laki berinisial GFS asal Jawa Barat berusia 26 tahun. Korban bekerja di sebagai manajer es teler Bandung wilayah Bali.

"Bahwa korban bekerja kurang lebih selama lima bulan sebagai general affair yang membuat pembayaran kebutuhan operasional," kata Kasi humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Selasa (21/4).

Identitas korban terungkap setelah penyidik melakukan pengecekan sidik jari. Penyidik lalu menghubungi ibu korban yang berada di Bandung, Jawa Barat.

"Menurut ibu korban anak kandung sedang berada di Bali kurang lebih 5 bulan dan tidak bisa menghubungi korban dari sejak Minggu tanggal 19 April 2026," katanya.

Penyidik lalu menghubungi kantor perwakilan korban. Manajer mengatakan, korban bekerja terakhir kali pada Sabtu (18/4). Menurutnya, korban tidak memiliki masalah dengan teman kerja atau perusahan tempatnya bekerja.

Sedangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban yang dilakukan RSUP Prof IGNG Ngoerah mengatakan, korban mengalami luka-luka. Yaitu luka-luka yang tersebar pada wajah, punggung tangan kanan, tungkai kanan dan kiri.

Kemudian, punggung kaki kanan berupa luka-luka lecet dan luka-luka memar.

"Penyidik mendatangi tempat kos yang diduga tempat tanggal korban ditemukan rekaman CCTV bahwa korban sendirian keluar dari kos menggunakan sepdea motor pada pukul 04.06.12," sambungnya.

Penyidik juga menemukan sepeda motor Honda Scoopy dengan pelat nomor DK 2941 QN di Pantai Melasti. Penyidik menemukan pakaian dan ponsel diduga milik korban.

Penyidik saat ini menunggu kedatangan ibu korban ke Bali dan menyelidiki tujuan korban berada di Pantai Melasti.

"Penyidik masih mencari motif keberadaan korban di Pantai melasti hingga ditemukan meninggal dunia di Pantai Gau," katanya.

Buka sumber asli