Gagal Berangkat Umrah, Kantor Travel di Semarang Digeruduk Calon Jemaah
Gagal Berangkat Umrah, Kantor Travel di Semarang Digeruduk Calon Jemaah #newsupdate #update #news #text

Kantor Travel umrah yang beralamat di salah satu mal di Kota Semarang, digeruduk sejumlah orang pada Minggu (26/4) malam. Mereka meminta kejelasan karena gagal berangkat umrah.
Dalam peristiwa itu, mereka mengamankan pemilik biro travel lalu diserahkan ke Mapolrestabes Semarang. Tampak dalam foto yang diterima, kepolisian ikut mengamankan aksi tersebut.
Salah seorang korban, Reza (43), mengatakan pihaknya sudah membayar biaya umrah sebesar Rp 50 juta untuk dua orang. Ia dijanjikan berangkat umrah pada bulan Desember 2025 lalu.
"Saya sudah bayar Rp 50 juta untuk dua orang. Karena mundur terus dari bulan Desember yang dijanjikan, kemudian dikembalikan Rp 30 juta. Saya curiga ini penipuan. Kemudian saya laporkan ke Polda Jawa Tengah," ujar Reza.

Korban lainnya, Endang (54), mengaku sudah membayar Rp 46 juta untuk umrah bersama sang adik. Namun ia tak kunjung diberangkatkan.
"Saya sudah membayar Rp 46 juta, dikembalikan Rp 25 juta. Setiap kali saya tanya soal keberangkatan yang ditunda, pihak agen selalu beralasan macam-macam," imbuh Endang.
Pihak agen sempat menjanjikannya berangkat pada 5 Desember 2025, namun mundur ke 5 Januari 2026 dan tak kunjung berangkat hingga kini.
"Alasannya macam-macam. Bilang crowded lah, apa lah," ungkap Endang.
Ia berharap ada titik terang dan keadilan bagi para korban. Ia meminta kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.
"Kami harapannya ada keadilan bagi kami," kata Endang.
kumparan telah mengkonfirmasi hal ini ke Kasatreskrim Polrestabes Semarang, namun belum ada jawaban.