News Berita

Gabung 11 Lembaga Vokasi, KKP Resmikan Ocean Institute of Indonesia

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meresmikan Ocean Institute of Indonesia (OII), Selasa (21/7).#bisnisupdate #update #bisnis #text

Gabung 11 Lembaga Vokasi, KKP Resmikan Ocean Institute of Indonesia
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono usai Rapat Koordinasi Nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan di Gedung KKP, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono usai Rapat Koordinasi Nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan di Gedung KKP, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meresmikan Ocean Institute of Indonesia (OII), Selasa (21/7).

OII merupakan hasil penggabungan 11 lembaga vokasi di bawah KKP yang sudah ada sebelumnya. Pada kesempatan kali ini, Menteri KP, Sakti Wahyu Trenggono, meminta pembuatan kurikulum baru yang terukur.

“Saya ingin semuanya disatukan dan dirombak secara menyeluruh, mulai dari kurikulum sampai tujuan akhirnya. Ukuran keberhasilannya harus jelas. Pertama, harus lahir industri-industri baru dan inovasi-inovasi baru,” kata dia dalam peresmian Ocean Institute of Indonesia di Kantor KKP, Jakarta pada Selasa (21/7).

Trenggono juga menjelaskan keberadaan OII menjawab kebutuhan industri karena industri kelautan dan perikanan dunia memiliki potensi besar.

Dengan OII, ia berharap akan ada kerja sama ketenagakerjaan di sektor kelautan dan perikanan dengan negara lain.

“Di Korea besar, di China juga banyak. Pertanyaannya, mereka membutuhkan tenaga kerja terampil. Apakah mereka merekrut lulusan kita melalui kerja sama dengan institusi pendidikan kita? Saya belum pernah melihat itu. Kalau kita benar-benar hebat, seharusnya industri selalu bekerja sama dengan kita. Itulah esensinya,” ujarnya.

Dasar Hukum

Adapun pembentukan OII juga sudah termaktub dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 50 Tahun 2026 tentang penggunaan nomenklatur Institut Kelautan Indonesia (Ocean Institute of Indonesia) pada pendidikan tinggi di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, menuturkan bahwa nantinya OII akan memiliki program unggulan sesuai dengan potensi wilayah di berbagai daerah.

Dari 11 kampus OII, Kampus Dumai dan Kampus Sorong akan berfokus pada perikanan tangkap, Kampus Bone dan Kampus Kupang pada budidaya perikanan, Kampus Bitung pada perikanan tangkap dengan mekanisasi, Kampus Wakatobi sebagai pusat konservasi, Kampus Pangandaran untuk teknologi kelautan, Kampus Jembrana untuk pengolahan hasil perikanan, Kampus Sidoarjo sebagai pusat satker BLU, serta Kampus Jakarta dan Karawang akan menjadi pusat penyelenggaraan program pendidikan D4 dan D3.

“Ke depan, Institut Kelautan Indonesia memiliki berbagai program unggulan yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sumber daya manusia sektor kelautan dan perikanan, mempersiapkan SDM unggul berstandar internasional, serta menjawab berbagai persoalan di sektor kelautan dan perikanan melalui riset-riset terapan,” ujarnya.

Di samping itu, sertifikasi kompetensi OII juga diperluas menjadi 8 klaster. Klaster tersebut mencakup budidaya perikanan, pengelolaan sumber daya dan konservasi, penangkapan ikan, mesin perikanan, teknik kelautan, pengolahan hasil perikanan, penyuluhan perikanan, hingga wisata bahari.

Buka sumber asli