News Berita

Foto: Tradisi Perang Pandan Tarik Perhatian Wisatawan di Bali

Masyarakat Tenganan Pegringsingan Gelar Tradisi Perang Pandan di Bali. #kumparanTRAVEL #newsupdate

Foto: Tradisi Perang Pandan Tarik Perhatian Wisatawan di Bali
Sejumlah warga laki-laki desa mengikuti tradisi tahunan bernama 'Perang Pandan' atau yang dikenal dengan nama 'Makare-kare' di Desa Tenganan Pegringsingan, Bali, Kamis (11/6/2026). Foto: LANA PRIATNA/AFP
Tradisi ini merupakan salah satu upacara adat masyarakat Bali Aga yang digelar sebagai bentuk penghormatan kepada Dewa Indra, dewa perang dalam kepercayaan Hindu. Foto: LANA PRIATNA/AFP
Dalam upacara tersebut, para peserta saling bertarung satu sama lain menggunakan daun pandan berduri sebagai symbol keberanian. Foto: LANA PRIATNA/AFP
Foto: LANA PRIATNA/AFP

Sejumlah warga laki-laki desa mengikuti tradisi tahunan bernama 'Perang Pandan' atau yang dikenal dengan nama 'Makare-kare' di Desa Tenganan Pegringsingan, Bali, Kamis (11/6/2026).

Tradisi ini merupakan salah satu upacara adat masyarakat Bali Aga yang digelar sebagai bentuk penghormatan kepada Dewa Indra, dewa perang dalam kepercayaan Hindu.

Dalam upacara tersebut, para peserta saling bertarung satu sama lain menggunakan daun pandan berduri sebagai symbol keberanian.

Meski menimbulkan luka gores di tubuh, akan tetapi, tradisi ini dilakukan penuh kebersamaan dan tetap menjunjung nilai-nilai adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Perang Pandan menjadi salah satu tradisi budaya yang masih terus dilestarikan oleh masyarakat Tenganan Pegringsingan. Setiap tahunnya, tradisi ini juga menarik perhatian wisatawan yang ingin menyaksikan secara langsung keunikan budaya khas Bali tersebut.

Warga desa ikut serta dalam ritual tahunan "Perang Pandan" atau yang dikenal secara lokal sebagai "Mekare-kare", untuk menghormati Dewa Indra (Dewa Perang dalam agama Hindu) di Tenganan Pegringsingan, Bali, Indonesia, Kamis (11/6/2026). Foto: LANA PRIATNA/AFP
Warga desa ikut serta dalam ritual tahunan "Perang Pandan" atau yang dikenal secara lokal sebagai "Mekare-kare", untuk menghormati Dewa Indra (Dewa Perang dalam agama Hindu) di Tenganan Pegringsingan, Bali, Indonesia, Kamis (11/6/2026). Foto: LANA PRIATNA/AFP
Buka sumber asli