Foto: Ratusan Umat Ikuti Prosesi Sakral Matahari Terbit di Jepang
Ritual Matahari Terbit di Gunung Mitake, Tradisi Kuno yang Masih Bertahan. #kumparanTRAVEL #newsupdate
Festival Hinode Sai atau Festival Matahari Terbit telah berlangsung selama dua hari di Ome, Tokyo, Jepang pada Rabu (29/4/2026). Foto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFPFestival yang sudah berusia berabad-abad itu menarik ratusan umat ke Gunung Mitake di Tokyo pada Kamis (30/4) untuk mengikuti prosesi utama yang dipimpin oleh para pendeta Shinto. Dengan mengenakan jubah tradisional, para pendeta berjalan perlahan menuju kuil suci di puncak gunung. Foto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFPFestival ini dipercaya berawal dari para pertapa pengembara pada masa lampau. Mereka mendaki Gunung Mitake untuk mencari pencerahan, menjadikan gunung tersebut sebagai tempat suci yang dihormati hingga kini. Tradisi itu kemudian berkembang menjadi ritual tahunan yang terus dilestarikan. Foto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFPMeski berjarak sekitar 55 kilometer dari pusat Tokyo, kawasan Gunung Mitake masih mempertahankan keasrian alamnya. Foto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFPFoto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFPFoto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFPFoto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFPFoto: Andrew Caballero-Reynolds/AFPFoto: Andrew Caballero-Reynolds/AFPFoto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFP
Dengan mengenakan jubah tradisional, para pendeta berjalan perlahan menuju kuil suci di puncak gunung saat menggelar festival Hinode Sai atau festival Matahari Terbit yang telah berlangsung selama dua hari di Ome, Tokyo, Jepang, pada Rabu (29/4/2026).
Festival yang sudah berusia berabad-abad itu menarik ratusan umat ke Gunung Mitake di Tokyo pada Kamis (30/4) untuk mengikuti prosesi utama yang dipimpin oleh para pendeta Shinto.
Festival ini dipercaya berawal dari para pertapa pengembara pada masa lampau. Mereka mendaki Gunung Mitake untuk mencari pencerahan, menjadikan gunung tersebut sebagai tempat suci yang dihormati hingga kini.
Festival Hinode Sai atau Festival Matahari Terbit telah berlangsung selama dua hari di Ome, Tokyo pada Rabu (29/4/2026). Foto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS/AFP