Para pelayat mengiringi peti mati dalam prosesi pemakaman massal bagi pejuang Hizbullah yang tewas menjelang tercapainya kesepakatan gencatan senjata dengan Israel, di desa Kfar Sir, Lebanon selatan, pada 21 April 2026. Foto: Anwar Amro / AFPProsesi duka tersebut berlangsung di tengah situasi keamanan yang masih tegang, meskipun gencatan senjata antara Israel dan Lebanon resmi berlaku sejak 17 April lalu. Foto: Anwar Amro / AFPSementara itu, Menteri Pertahanan Israel menyatakan bahwa kampanye militernya di Lebanon akan terus mengandalkan tekanan militer dan diplomatik guna melucuti senjata Hizbullah, kelompok yang diketahui bersekutu dengan Iran. Foto: Anwar Amro / AFPIa menegaskan bahwa meskipun gencatan senjata telah disepakati, operasi terhadap militan Hizbullah di wilayah Lebanon selatan masih terus berlangsung. Foto: Anwar Amro / AFPFoto: Anwar Amro / AFP
Para pelayat mengiringi peti mati dalam prosesi pemakaman massal bagi pejuang Hizbullah yang tewas menjelang tercapainya kesepakatan gencatan senjata dengan Israel, di desa Kfar Sir, Lebanon selatan, pada 21 April 2026.
Prosesi duka tersebut berlangsung di tengah situasi keamanan yang masih tegang, meskipun gencatan senjata antara Israel dan Lebanon resmi berlaku sejak 17 April lalu.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel menyatakan bahwa kampanye militernya di Lebanon akan terus mengandalkan tekanan militer dan diplomatik guna melucuti senjata Hizbullah, kelompok yang diketahui bersekutu dengan Iran. Ia menegaskan bahwa meskipun gencatan senjata telah disepakati, operasi terhadap militan Hizbullah di wilayah Lebanon selatan masih terus berlangsung.
Para pelayat membawa peti mati selama prosesi pemakaman massal untuk para pejuang Hizbullah yang tewas sebelum gencatan senjata 10 hari disepakati antara kelompok militan yang didukung Iran dan Israel, di desa Kfar Sir selatan pada 21 April 2026. Foto: Anwar Amro / AFP