Foto: Kasus Ebola di RD Kongo Meningkat, Jenazah Dievakuasi Pakai APD Lengkap
#newsupdate #update #news #text
Relawan yang mengenakan alat pelindung diri membawa peti mati seorang anak berusia 3 tahun, yang diduga meninggal karena penyakit virus Ebola, di Bunia, Republik Demokratik (RD) Kongo. Foto: BENEDICTION MURHABAZI/AFPDikutip dari Antara, hingga Selasa (9/6) otoritas kesehatan di negara tersebut mengatakan jumlah kasus terkonfirmasi Ebola di RD Kongo terus bertambah hingga 598, termasuk 115 kematian. Foto: BENEDICTION MURHABAZI/AFPNamun menurut laporan pada Senin (8/6) total jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 22 orang. Foto: BENEDICTION MURHABAZI/AFPPusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika memperingatkan bahwa upaya penanggulangan sedang dilakukan di tengah kendala operasional yang signifikan. Foto: BENEDICTION MURHABAZI/AFP
Relawan yang mengenakan alat pelindung diri membawa peti mati seorang anak berusia 3 tahun, yang diduga meninggal karena penyakit virus Ebola, di Bunia, Republik Demokratik (RD) Kongo, Kamis (11/6/2026).
Dikutip dari Antara, hingga Selasa (9/6) otoritas kesehatan di negara tersebut mengatakan jumlah kasus terkonfirmasi Ebola di RD Kongo terus bertambah hingga 598, termasuk 115 kematian.
Namun menurut laporan pada Senin (8/6) total jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 22 orang.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika memperingatkan bahwa upaya penanggulangan sedang dilakukan di tengah kendala operasional yang signifikan.
Para sukarelawan didesinfeksi setelah pemakaman seorang anak berusia 3 tahun, yang diduga meninggal karena penyakit virus Ebola, di Bunia, Republik Demokratik Kongo, Kamis (11/6/2026). Foto: BENEDICTION MURHABAZI/AFP