Erin Tutup Pintu Damai dengan Mantan ART
Kuasa hukum Erin, Sunan Kalijaga, mengatakan bahwa kliennya merasa nama baiknya tercemar akibat tudingan penganiayaan. #kumparanHITS #newsupdate

Kuasa hukum Erin, Sunan Kalijaga, menegaskan kliennya belum membuka peluang damai terkait laporan terhadap mantan asisten rumah tangga (ART)-nya, Herawati.
Erin melaporkan Herawati terkait tidak dugaan pelanggaran Perlindungan Data Pribadi. Laporan ini berkaitan dengan aktivitas Herawati yang merekam dan mengunggah privasi Erin dan keluarga di akun media sosial pribadinya.
Menurut Sunan, keputusan untuk tidak berdamai diambil karena Erin merasa nama baiknya sudah telanjur tercemar akibat berbagai tudingan yang beredar.
“Karena nama baik klien kami sudah sangat tercemar, pokoknya nama baik klien kami jadi jelek seperti ini. Jadi kami tidak akan melakukan upaya-upaya perdamaian,” ujar Sunan Kalijaga saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (8/5).

Sunan mengatakan pihaknya ingin kasus tersebut diusut hingga tuntas agar bisa mengetahui siapa pihak yang diduga berada di balik rangkaian laporan tersebut.
"Kami ingin ini betul-betul tuntas sampai kami tahu siapa yang ada di balik skenario ini semua. Yang penting dia kasih tahu siapa yang nyuruh," lanjutnya.
Saat ditanya soal kemungkinan pencabutan laporan apabila ada pengakuan, Sunan menegaskan pihaknya hanya ingin kebenaran terungkap.
"Kalau memang ada yang nyuruh, ya, orang yang kita laporkan harus jujur. Jangan gara-gara yang nyuruh, orang yang kita laporkan jadi masuk penjara," tuturnya.
Laporan Balik terhadap Erin
Di sisi lain, Sunan juga menanggapi kemungkinan adanya laporan balik terhadap Erin usai sebelumnya melaporkan mantan ART berinisial N dan kini melaporkan pihak lain berinisial H.
Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak yang sama di mata hukum.
“Warga negara punya hak yang sama di mata hukum. Bukan orang kecil atau orang besar,” ujarnya.

Namun, Sunan enggan berspekulasi soal sosok yang dicurigai berada di balik kasus tersebut. Ia memilih menyerahkan seluruh proses kepada pihak kepolisian.
“Biarkan kami sudah melapor, artinya kami sudah percaya dengan profesionalisme penyidik Polres Metro Jakarta Selatan,” kata Sunan.
Ia yakin nantinya semua pihak yang terlibat maupun peran masing-masing akan terungkap dalam proses penyelidikan.
“Saya yakin semua akan terang benderang,” pungkasnya.