Drone Thermal Brimob di Balik Ditemukannya 1 Korban Meninggal Erupsi Dukono
Drone Thermal Brimob di Balik Ditemukannya 1 Korban Meninggal Erupsi Dukono #newsupdate #update #news #text

Satu korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Dukono ditemukan pada Sabtu (9/5). Lokasi korban diketahui berkat drone thermal yang dikerahkan oleh Brimob Polda Maluku Utara. Alat tersebut mendeteksi titik koordinat korban.
Korban atas nama Enjel itu terdeteksi di dekat kawah Gunung Dukono. Lokasinya kurang lebih 50 meter dari bibir kawah.
Data koordinat dari drone thermal milik polisi itu langsung diteruskan ke BPBD Halmahera Utara dan Tim SAR Gabungan di Posko Mamuya.
Berbekal petunjuk dari udara, tim darat bergerak cepat menyusuri jalur ekstrem menuju lokasi yang terpantau drone.
"Tim evakuasi yang mencapai puncak memonitor satu korban dalam kondisi tertimbun abu vulkanik dan batuan di titik koordinat yang diberikan tim drone," kata Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, Sabtu (9/5).

Terpisah Danki Kompi 1 Yon A Pelopor Brimob Polda Maluku Utara, IPTU Thilio Bintang Onasis, membenarkan drone thermal diterbangkan sejak pagi untuk menyisir zona paling berbahaya di sekitar kawah aktif.
"Setelah kabut mulai menipis, drone kami menangkap anomali panas di bibir kawah. Koordinat itu langsung kami teruskan ke BPBD dan Basarnas agar segera ditindaklanjuti tim darat," jelasnya.
Thilio menambahkan, korban ditemukan dalam kondisi tertimbun sebagian material abu dan puing batuan vulkanik. Evakuasi masih berlangsung di tengah kondisi medan yang berat dan aktivitas vulkanik yang belum sepenuhnya stabil.
Penemuan tersebut mempercepat pencarian pada hari kedua Operasi SAR gabungan. Dari total 20 pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono saat erupsi terjadi, 17 orang sebelumnya telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Dengan ditemukannya satu korban meninggal dunia, kini masih tersisa dua orang lagi yang belum ditemukan.