News Berita

Danantara Telah Garap Proyek Hilirisasi Senilai Rp 450,42 T

Danantara Telah Garap Proyek Hilirisasi Senilai Rp 450,42 T #bisnisupdate #update #bisnis #text

Danantara Telah Garap Proyek Hilirisasi Senilai Rp 450,42 T
Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani (kiri) menyampaikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/7/2025). Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani (kiri) menyampaikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/7/2025). Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani membeberkan Danantara hingga kini telah menggarap proyek-proyek hilirisasi dengan investasi mencapai USD 26 miliar atau setara dengan Rp 450,42 triliun (dengan kurs Rp 17.324 per dolar AS).

Rosan memastikan proyek-proyek hilirisasi ini di luar dari proyek-proyek hilirisasi yang tengah digarap Danantara saat ini sejumlah 30 proyek.

Dia menyebutkan proyek-proyek hilirisasi senilai USD 26 miliar ini sudah berjalan terlebih dahulu sebelum proyek hilirisasi tahap I dimulai pada Februari 2026 lalu dengan sebanyak 11 proyek. Selain itu, proyek-proyek ini juga di luar dari proyek hilirisasi tahap II sebanyak 13 proyek yang baru saja dimulai hari ini, Rabu (29/4).

“Memang sebelumnya sudah ada yang berjalan juga di luar fase pertama dan kedua, sudah ada proyek juga itu seperti (dua proyek) hilirisasi di kelapa,” kata Rosan dalam gelaran Groundbreaking Proyek Hilirisasi Tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4).

Selain hilirisasi kelapa, ada juga proyek hilirisasi yang sudah berjalan lebih dahulu yaitu di bidang industri kimia.

“Jadi kalau kita kumpulkan ini di luar nanti yang akan dibangun, proyek-proyek yang sudah terbangun oleh kami kurang lebih nilainya USD 26 miliar,” jelasnya.

Sebelumnya pada November 2025 lalu, pabrik industri kimia PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) memulai operasional produksi 15 produk petrokimia Cilegon, Banten.

Kompleks pabrik seluas 110 hektare ini memiliki kapasitas produksi naphtha cracker sebesar 3 juta ton per tahun, menghasilkan 1 juta ton etilena, 520 ribu ton propilena, 350 ribu ton polipropilena, 140 ribu ton butadiena, dan 400 ribu ton BTX (benzena, toluena, xilena) setiap tahun.

Buka sumber asli