Cerita Tantri 'Kotak' Dipeluk Pria Tak Dikenal saat Manggung: Jadi Pelajaran
Tantri 'Kotak' mengalami kejadian kurang menyenangkan saat manggung di Sukabumi. #kumparanHITS #newsupdate

Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri, buka suara soal insiden dirinya dipeluk oleh seorang pria tak dikenal saat manggung. Peristiwa itu, terjadi sesaat setelah Kotak menyelesaikan penampilannya di Sukabumi.
Tantri 'Kotak' mengaku awalnya tak menyadari peristiwa yang terjadi. Sebab ketika itu ia masih berada dalam kondisi lelah usai tampil.
“Jadi kemarin pas akhir setelah perform Kotak, tiba-tiba ada satu laki-laki yang mungkin over-excited dan mungkin dalam kondisi yang sedikit tidak sadar. Dia tiba-tiba naik ke atas panggung, terus langsung memeluk,” ujar Tantri saat ditemui di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Pelantun Beraksi itu mengatakan dirinya baru menyadari situasi tersebut ketika berbalik badan dan mendapati pria tersebut sudah berada sangat dekat dengannya. Beruntung, teknisi panggung bergerak cepat untuk mengamankan situasi.
“Untungnya memang ada teknisiku yang cepat menghalau si Mas itu,” lanjutnya.

Tantri mengaku tidak mengenal sosok pria tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari tim, pria itu diduga tengah berada di bawah pengaruh minuman keras.
“Mungkin memang dia penonton biasa, cuma terlalu ekspresif. Terus yang kedua mungkin diduga dalam pengaruh minuman keras, jadi nggak sadar,” tutur Tantri.
“Katanya sih waktu lagi dibawa sama polisi, dia masih cengar-cengir, ‘Saya teh fans-nya,’ sambil ya nggak sadar,” tambahnya.
Meski tidak mengalami luka, Tantri mengaku sempat merasa terguncang setelah kejadian tersebut. Bahkan, momen itu kembali teringat ketika ia tanpa sengaja melihat rekaman videonya beredar di media sosial.
“Di awal hari itu iya (sempat kepikiran), karena aku masih kayak yang, ‘Tadi ngapain ya?’ Besok paginya masih ada kegiatan jadi mulai nggak keingat. Tapi pas kemarin scroll TikTok, muncul video itu, langsung ke-recall lagi memorinya,” ungkap Tantri.
Meski begitu, Tantri menegaskan dirinya tidak menyimpan trauma berkepanjangan. Ia justru menjadikan insiden tersebut sebagai evaluasi agar sistem keamanan saat tampil bisa diperketat.

“Ini mungkin jadi salah satu pelajaran buat aku sama tim juga. Nggak bisa sembarangan, harus lebih ekstra hati-hati di atas panggung. Nggak bisa sembarangan orang naik yang memang bukan bagian dari kita. Kita sebagai penghibur penginnya menghibur dengan cara nyaman dan aman, biar semuanya kondusif,” kata Tantri.
Tantri juga meyakini pria tersebut tidak memiliki niat jahat. Menurutnya, tindakan itu lebih disebabkan karena pelaku terlalu bersemangat. Meski pelaku disebut tidak sempat meminta maaf secara langsung, Tantri memastikan dirinya tidak akan menempuh jalur hukum atas kejadian tersebut.
“Tapi balik lagi, sepertinya orang ini tidak ada niatan buruk ya, mungkin lebih ke over-excited aja sebenarnya. Nggak ada (niatan tempuh jalur hukum),” pungkas Tantri.